
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID-Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra gregetan alias gemas melihat kondisi ibu kota Pasarwajo yang masih semrawut. Hal ini, menurutnya, belum mencerminkan ibukota yang seharusnya berperan sebagai wajah daerah.
Oleh karena itu, pembenahan ibukota Pasarwajo menjadi salah satu prioritas dalam program 100 hari kerja Alvin dan pasangannya, Syarifuddin Saafa.
"Ibukota itu adalah representasi pembangunan sebuah daerah. Kalau ibukota saja sudah semrawut, orang akan langsung menilai. Oleh karena itu, ibukota harus kita tata terlebih dahulu," tegas Bupati Alvin Akawijaya Putra.
Alvin langsung menginstruksikan semua stakeholder terkait untuk bergerak cepat melakukan pembenahan. Ia menargetkan, dalam 100 hari ke depan, wajah Pasarwajo sudah menunjukkan perubahan yang lebih rapi, bersih, dan indah.
Pembenahan ini merupakan salah satu janji politik Alvin untuk membawa Buton sejajar dengan daerah-daerah lain, khususnya dalam hal pembangunan infrastruktur.
“Kami ingin memastikan, infrastruktur dasar di Pasarwajo dapat segera dibenahi agar masyarakat dapat menikmati lingkungan yang lebih nyaman dan tertata,” ujarnya.
Beberapa Problem
Sebelumnya, Bupati Buton Alvin sudah melakukan peninjauan lapangan. Peninjauan ini mencakup berbagai fasilitas publik, seperti trotoar jalan, lampu penerangan, kondisi persampahan, pasar pemerintah, hingga Tempat Pelelangan Ikan (TPI).
Menurut Alvin Akawijaya Putra, ibukota Pasarwajo masih membutuhkan banyak perbaikan untuk ditata. Pasalnya, kondisi kota saat ini masih terkesan semrawut, dengan trotoar jalan yang ditumbuhi rerumputan, sampah yang berserakan, dan penerangan jalan yang kurang memadai. (KP)