
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari berduka atas wafatnya Rektor Prof. Armid. Kepergian sosok yang dikenal memiliki visi besar dalam memajukan pendidikan ini, turut dirasakan mendalam oleh Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR).
Gubernur ASR menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Prof. Armid. Menurutnya, ia dikenal sebagai pribadi baik dan pemimpin pendidikan yang visioner.
"Saya bersama seluruh staf merasa kehilangan, karena beliau merupakan sosok pribadi yang sangat baik," ujar Andi Sumangerukka.
Mantan Pangdam Hasanuddin ini, terakhir kali bertemu dengan almarhum tiga hari sebelum wafat. Dalam pertemuan itu, mereka berdiskusi banyak hal, terutama mengenai kerja sama strategis dalam pengembangan dunia pendidikan di Sultra.
"Tiga hari lalu saya bertemu dengan beliau. Kita banyak cerita tentang bagaimana kerja sama ke depan, dan bagaimana memajukan lembaga pendidikan serta mencetak sumber daya manusia yang unggul," jelasnya. .
Menurutnya, Sultra kehilangan salah satu tokoh penting dalam dunia pendidikan. Prof. Armid selama ini dikenal memiliki semangat dan dedikasi tinggi untuk memajukan kualitas pendidikan.
"Beliau itu punya visi yang baik dan saya berkomunikasi baik dengan beliau," tambahnya.
Kepergian Prof. Armid menjadi kehilangan besar bagi dunia pendidikan di UHO, khususnya Universitas Halu Oleo, yang tengah bertransformasi menuju universitas berkelas dunia. (b/win)