SHNet, Jakarta-Kabar membanggakan datang dari ajang bergengsi dunia International Earth Science Olympiad (IESO) 2025 ke-18 yang berlangsung di Jining, China pada tanggal 7 hingga. 17 Agustus 2025. Tim delegasi Indonesia yang terdiri dari 4 pelajar SMA sukses membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi tanah air.
Adalah Brian Jonah Simorangkir, alumni SMA Negeri 8 Jakarta, yang sukses meraih tiga medali perak pada ajang tersebut. Tidak tanggung-tanggung, Brian memperoleh medali di tiga kategori berbeda: Earth System Project (ESP), International Team Field, dan Individual Test.
Dari Seleksi Nasional hingga Panggung Dunia
Perjalanan Brian menuju IESO penuh perjuangan. Ia terlebih dahulu melewati proses seleksi ketat mulai dari Pembinaan Tahap I dan II Tingkat Nasional, sebagai lanjutan dari Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Kebumian. Dari ribuan peserta berbakat, Brian berhasil terpilih sebagai salah satu dari empat siswa terbaik Indonesia untuk tampil di IESO 2025.
“Untuk tahun ini soalnya menantang, khususnya saat praktek di lapangan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, “Terima kasih kepada para pihak yang mendukung proses ini: Puspresnas, para tutor, orang tua, dan pihak sekolah.”
Hebatnya lagi, Brian merupakan penerima Beasiswa Garuda yang melanjutkan kuliah ke National University of Singapore. Prestasi ini semakin menegaskan kapasitasnya sebagai generasi muda yang berdaya saing global.
Ajang Sains Bergengsi Dunia
IESO sendiri merupakan kompetisi sains tahunan bergengsi yang mempertemukan siswa-siswa terbaik dari seluruh dunia. Bidang yang dilombakan mencakup geosfer (geologi dan geofisika), hidrosfer (hidrologi dan oseanografi), atmosfer (meteorologi dan klimatologi), hingga sains keplanetan.
Tak hanya menguji pengetahuan akademik, kompetisi ini juga mendorong kerja sama lintas negara melalui proyek tim internasional. Di sinilah Brian menunjukkan kemampuan terbaiknya, baik secara individu maupun kolaboratif dengan anggota tim yang lain, hingga berhasil mengukir prestasi gemilang.
Mereka adalah contoh talenta terbaik bangsa di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics). Keterlibatan mereka dalam ajang internasional seperti IESO bukan hanya mengasah kompetensi, tetapi juga menumbuhkan semangat inovasi, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan tantangan nyata di masyarakat.
Inspirasi untuk Generasi Muda
Prestasi Brian bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMA Negeri 8 Jakarta, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda Indonesia. Ia membuktikan bahwa dengan ketekunan, semangat belajar, dan keberanian untuk bermimpi, anak bangsa mampu bersaing di panggung dunia.
Keberhasilan Brian di IESO 2025 menjadi bukti nyata bahwa Indonesia memiliki talenta muda yang mampu bersaing di kancah global. Sebuah pencapaian yang diharapkan akan memacu semangat siswa-siswa lain untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Pencapaian ini mencerminkan pentingnya mempersiapkan para pemimpin muda menghadapi tantangan lingkungan.
“Mempelajari Bumi bukan untuk Bumi itu sendiri, melainkan untuk perlindungan yang lebih besar bagi umat manusia. Marilah generasi muda kita siap untuk kepemimpinan lingkungan melalui pendekatan terkoordinasi di seluruh negeri,” ujarnya.
“Agar Indonesia dapat berkembang sebagai negara yang tangguh terhadap iklim, sebagai generasi muda yang peduli pada lingkungan kelak dapat berperan sebagai praktisi, akademisi, dan pembuat kebijakan. Keberhasilan di IESO ke-18 merupakan bukti yang membanggakan bagi visi ini,” tambahnya.
Tidak ketinggalan, Brian menyampaikan pesan khusus bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia:
“Dirgahayu Indonesia ke-80. Semoga bidang kebumian Indonesia semakin maju dan mampu memberikan kontribusi besar untuk masa depan bangsa,” tutupnya.

SMAN 8 Jakarta
Apresiasi Kemendiknas
Kemendikdasmen melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) mengucapkan Selamat atas prestasi yang diraih:
Fauzan Suhail Lubis (MAN 2 Pekanbaru):
Individual test – Medali Perunggu
International Field Investigation (ITFI) – Medali Emas
Brian Jonah Simorangkir (SMA Negeri 8 Jakarta):
Individual test – Medali Perak
International Field Investigation (ITFI) – Medali Perak
Earth System Project (ESP) – Medali Perak
Aaron Evander Kurniiawan (SMAS Kristen Petra 1 Surabaya):
Individual test – Medali Perak
International Field Investigation (ITFI) – Medali Perunggu l
Earth System Project (ESP) – Medali Perunggu
Ben Herdianto (SMAS Kanisius Jakarta):
Individual test – Medali Perunggu
International Field Investigation (ITFI) – Medali Perunggu
Earth System Project (ESP) – Medali Perunggu (sur)