Sultra Punya 325 Desa Wisata

1 month ago 43
DINAS PARIWISATA SULTRA FOR KENDARI POS DESA WISATA : Kepala Dispar Sultra Belli Tombili saat pose disalah satu objek wisata di Porehu, Kolaka Utara beberapa waktu lalu.

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Pengembangan desa wisata di Sulawesi Tenggara (Sultra) terbilang berhasil. Tiap tahun, desa berstatus wisata terus bertambah. Hingga akhir 2024, jumlah dewa wisata menjadi 325 desa. Secara tidak langsung, peningkatan desa wisata ini ikut mendongkrak jumlah pelancong yang berkunjung ke Bumi Anoa. Buktinya, jumlah wisatawan tiap tahun mengalami peningkatan.

Kepala Dinas Periwisata (Dispar) Sultra Belli Tombili mengatakan desa wisata mengalami peningkatan pesat dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hal ini terlihat dari jumlah desa wisata terus bertambah. Tahun 2024 lalu, ada penambahan 27 desa wisata.

"Desa wisata kita di Sultra sebanyak 325 desa. Konawe Selatan (Konsel) dan Buton Selatan (Busel) menjadi daerah dengan jumlah desa wisata terbanyak. Yang mana, masing-masing memiliki 37 desa wisata," ujar Belli Tombili kemarin.

Tren peningkatan desa wisata lanjut mantan PJ Sekda Kolaka Timur (Koltim) ini, terus berlanjut dari tahun ke tahun. Pada 2019, desa wisata hanya 87 desa. Angka tersebut meningkat menjadi 139 desa pada 2020. Lalu, 182 desa pada 2021 dan 258 desa pada 2022. Pada tahun 2023, naik menjadi 298 desa wisata dan 2024 menjadi 325 desa.

Selain Konsel dan Busel kata mantan Kepala Biro Pembangunan Setprov Sultra, beberapa daerah lain juga memiliki jumlah desa wisata yang cukup banyak. Diantaranya, Buton tercatat memiliki 35 desa wisata, disusul Koltim dengan 27 desa dan Muna Barat (Mubar) sebanyak 25 desa (lengkap lihat grafis).

"Daerah-daerah ini terus mengembangkan potensi wisata mereka untuk menarik lebih banyak wisatawan," jelasnya.

Setiap desa wisata di Sultra sambungnya, memiliki daya tarik yang unik dan beragam. Beberapa di antaranya menawarkan keindahan alam seperti gua, air terjun, pantai dan pegunungan, menjadikan Sultra sebagai salah satu daerah dengan potensi wisata alam yang lengkap di Indonesia.

"Sejumlah desa wisata di Sultra bahkan berhasil masuk dalam daftar 50 desa wisata terbaik versi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Desa yang telah meraih penghargaan yaitu Desa Sumber Sari yang terkenal dengan Air Terjun Moramo, Desa Labengki serta Desa Wisata Limbo Wolio," ujarnya

Pada tahun ini, beberapa desa menunjukkan perkembangan positif dan berpotensi masuk dalam nominasi ADWI. Desa yang sedang berbenah untuk meningkatkan daya tarik wisata antara lain Desa Namu di Konsel dan Desa Wasuemba di Buton.

Dengan semakin berkembangnya desa wisata di Sultra, diharapkan sektor pariwisata di provinsi ini dapat semakin maju dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat setempat.

“Peningkatan jumlah desa wisata ini menunjukkan potensi besar Sultra dalam sektor pariwisata. Kami akan terus mendorong pengembangan desa wisata agar semakin menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” harapnya. (b/rah)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan