Stok Beras di Muna Aman Sampai Lebaran

1 month ago 42
Kepala Bulog Cabang Raha, Hendra Dionisius

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijrah, ketersedian beras di Muna diapastikan aman hingga Idul Fitri. Perum Bulog Cabang Raha menjamin stok beras saat ini melimpah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan.

Kepala Bulog Cabang Raha, Hendra Dionisius mengatakan pihaknya saai ini memiliki ketersedian stok besar sebanyak 3.000 ton yang akan disebar di tiga wilayah yakni Kabupaten Muna, Muna Barat dan Buton Utara. Ia memastikan stok beras akan bertambah karena menggeser stok beras dari Cabang Kolaka dan Bombana dalam rangka memperkuat stok pangan di tiga wilayah. Namun, pada prinsipnya Bulog tidak hanya menyiapkan stok ketika hari besar keagamaan nasional (HBKN), tetapi sepanjang tahun. Khusus hari beras keagamaan, Bulog memberikan atensi dengan menyiapkan stok lebih banyak dibandingkan biasanya.

“Saat ini stok beras yang tersimpan di kedua gudang masih aman mencapai 3.000 ton. Stok itu cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada tiga Kabupaten yakni Muna, Muna Barat dan Buton Utara hingga Idul Fitri mendatang. Penambahan stok juga sedang dilakukan dan sementara dalam proses perjalanan. Sehingga masyarakat tidak perlu panik, kita pastikan penyediaan stok beras sangat mencukupi,” kata Hendra Dionisius, Senin (24/2).

Selain itu, pihaknya memastikan stok minyak goreng dan gula tetap aman. Untuk gula, saat ini digudang tersedia sebanyak 20 ton. Namun, stoknya akan bertambah karena sementara dalam proses pengiriman dari Jawa sebanyak 40 ton gula. Bulog berkomitmen akan berupaya mengamankan stok gula untuk wilayah Muna, Muna Barat dan Buton Utara.

“Sedangkan, untuk minyak goreng stoknya sangat melimpah yakni 60.000 liter dalam bentuk kemasan premium. Apabila stoknya masih kurang, kita akan datangkan dari Bulog Kendari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah kerja Bulog Cabang Raha. Ketiga komoditas itu, selain persiapan bulan Ramadan juga digunakan untuk bantuan pangan seperti pasar murah,” tambanya.

Untuk stabiliasai pasokan dan harga pangan menjelang hari besar keagamaan nasional, Bulog Raha mengadakan pasar murah di area pelataran kantor mulai awal Ramadan hingga menjelang Idul Fitri 2025. Dengan menjual berbagai bahan pangan seperti beras kualitas premium, minyak goreng dan gula. Kegiatan ini untuk mempermudah masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

“Untuk stabilisasi pasokan harga pangan penyalurannya sudah dihentikan pemerintah sementara dan kemungkinan besar penyalurannya akan dibuka kembali. Tetapi, Bulog hanya menyalurkan lewat Kantor Pos, ini sesuai hasil rapat koordinasi antisipasi darurat pangan sebelumnya. Nantinya, kantor yang akan menyalurkan di tiap kecamatan-kecamatan. Sehingga tidak ada lagi penyaluran melalui mitra Bulog, baik rumah pangan kita (RPK) maupun toko pangan kita (TPK),” pungkasnya. (deh/b)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan