Sering Cuci Muka Bikin Glowing? Salah! Ini Fakta Sebenarnya

4 days ago 12
Ilustrasi

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Banyak orang masih berpikir bahwa semakin sering mencuci muka, maka kulit akan makin bersih, glowing, dan bebas jerawat. Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu.

Kulit wajah punya mekanisme alaminya sendiri terlalu sering mencuci muka justru bisa merusak perlindungan kulit dan memicu masalah baru, seperti iritasi, kulit kering, bahkan jerawat yang makin parah.

Jadi, sebaiknya berapa kali sebenarnya kita harus mencuci muka dalam sehari?

Dua Kali Sehari Cukup, Tapi...

Secara umum, para dermatolog merekomendasikan cuci muka dua kali sehari, yaitu pagi dan malam. Di pagi hari, wajah perlu dibersihkan dari minyak yang diproduksi selama tidur. Di malam hari, kulit harus dibersihkan dari debu, polusi, dan sisa makeup setelah seharian beraktivitas.

Namun, ini bukan aturan saklek. Rutinitas mencuci muka idealnya disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing.

Rekomendasi Berdasarkan Jenis Kulit:

Berikut beberapa rekomendasi berdasarkan jenis kulit yang dilansir dari hellosehat, diantaranya:

1. Kulit Sensitif dan Kering

Cukup sekali dalam sehari, biasanya di malam hari. Cuci muka terlalu sering bisa menghilangkan minyak alami yang justru penting untuk menjaga kelembapan kulit.

Gunakan pembersih wajah yang lembut, bebas alkohol, dan jangan lupa gunakan pelembap setelahnya.

2. Kulit Berminyak

Dua kali sehari adalah ideal. Kulit berminyak rentan menyumbat pori dan menimbulkan jerawat, jadi pagi dan malam perlu dibersihkan. Bisa ditambah eksfoliasi ringan 1–2 kali seminggu untuk membantu mengangkat sel kulit mati.

3. Setelah Olahraga

Apapun jenis kulitmu, wajah wajib dibersihkan setelah olahraga. Keringat bisa menyumbat pori dan memicu jerawat jika dibiarkan terlalu lama. Pastikan juga pakai handuk bersih saat mengeringkan wajah!

4. Pengguna Makeup

Kalau kamu pakai makeup setiap hari, maka pembersihan dua tahap wajib dilakukan:

  1. Gunakan makeup remover atau cleansing oil terlebih dulu.
  2. Lanjutkan dengan sabun wajah untuk memastikan semua sisa makeup terangkat sempurna.

Efek Buruk Terlalu Sering Cuci Muka

Alih-alih bersih, mencuci wajah terlalu sering justru bisa membuat kulit:

  • Kehilangan kelembapan alaminya
  • Menjadi kering dan kemerahan
  • Rentan terhadap iritasi dan jerawat
  • Mengganggu keseimbangan pH alami kulit

Faktanya, minyak alami di wajah bukan musuh. Jika terlalu sering dicuci, kulit akan memproduksi lebih banyak minyak sebagai kompensasi. Hasilnya? Breakout makin parah.

Kesimpulan: Kenali Kulitmu, Baru Tentukan Rutinitasnya

Tidak ada rumus tunggal untuk semua orang. Yang penting bukan seberapa sering kamu mencuci muka, tapi seberapa tepat kamu melakukannya. Gunakan produk yang sesuai jenis kulit, hindari air terlalu panas, dan jangan menggosok wajah terlalu keras.

Ingat, merawat kulit bukan tentang seberapa sering kamu membersihkannya, tapi seberapa baik kamu memahami kebutuhannya.(*)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan