Punya Panu? Jangan Panik! Ini Obat dan Cara Ampuh Menghilangkannya

1 week ago 9
Ilustrasi

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Di negara beriklim tropis seperti Indonesia, gangguan kulit akibat jamur bukan hal baru. Salah satu yang paling umum adalah panu, infeksi jamur kulit yang ditandai dengan bercak-bercak yang mengganggu penampilan dan rasa percaya diri.

Penyakit ini disebabkan oleh pertumbuhan jamur dari kelompok Malassezia, seperti Malassezia furfur, globosa, hingga sympodialis. Mereka hidup alami di kulit manusia, namun bisa tumbuh berlebihan dalam kondisi tertentu terutama saat kulit lembap, berminyak, atau sering terpapar sinar matahari.

Bercak Panu dan Gatal yang Tak Kunjung Hilang

Panu biasanya menyerang area tubuh seperti leher, punggung, bahu, dan dada atas. Gejala utamanya adalah munculnya bercak berwarna putih, merah muda, atau kecokelatan yang terasa gatal. Uniknya, bercak ini tidak ikut menggelap saat terkena sinar matahari, membuatnya semakin terlihat mencolok.

Meski bukan penyakit serius, panu bisa kambuh jika tidak ditangani dengan benar. Kondisi ini juga menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama secara estetika.

Kenapa Panu Bisa Muncul?

Panu dapat menyerang siapa saja anak-anak, remaja, hingga dewasa. Berikut faktor-faktor yang meningkatkan risiko munculnya panu yang dilansir dari dkonsul, diantaranya:

  • Produksi keringat berlebih tanpa kebersihan yang baik.
  • Cuaca panas dan lembap, seperti musim kemarau di Indonesia.
  • Tinggal di lingkungan beriklim tropis.
  • Gangguan sistem imun tubuh.
  • Ketidakseimbangan hormon.
  • Kulit berminyak secara alami.

Cara Ampuh Cegah Panu Kembali

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk mencegah panu datang kembali, terapkan gaya hidup bersih dan sehat:

  • Mandilah dua kali sehari, terutama setelah berkeringat.
  • Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Pilih pakaian berbahan katun yang menyerap keringat.
  • Hindari produk perawatan kulit yang menyebabkan kulit makin berminyak.
  • Gunakan sampo antijamur yang mengandung selenium sulfida jika dibutuhkan.

Obat Panu: Bebas atau Resep Dokter?

Pengobatan panu tergantung pada tingkat keparahannya. Untuk kasus ringan, obat luar yang mengandung antijamur seperti klotrimazol, mikonazol, atau terbinafine bisa dibeli bebas di apotek. Produk berbahan sulfur, asam salisilat, atau zinc pyrithione juga efektif.

Namun, jika panu sudah menyebar luas atau tak kunjung sembuh, dokter kulit biasanya akan meresepkan obat antijamur oral seperti ketokonazol, itrakonazol, atau flukonazol.

Kesimpulan: Panu Bukan Masalah Sepele

Panu memang tidak membahayakan, namun bisa menurunkan kepercayaan diri. Perawatan kulit yang rutin dan menjaga kebersihan tubuh adalah kunci utama untuk mencegah dan mengatasi gangguan kulit yang satu ini. Jangan tunggu sampai bercaknya menyebar segera tangani sejak dini.(*)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan