Norman Yulian: Pemerintah Harus Siapkan Program Ekonomi untuk Penyandang Disabilitas Korban Kecelakaan

4 days ago 11
Ketua Umum Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Norman Yulian

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Ketua Umum Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Norman Yulian, menyatakan bahwa korban kecelakaan, terutama kecelakaan lalu lintas, menjadi salah satu penyumbang terbesar angka penyandang disabilitas di Tanah Air. Hal ini disampaikan dalam acara Polantas Menyapa bertajuk "Retrospeksi Korban Kecelakaan Lalu Lintas" yang digelar di Bundaran HI, Jakarta.

Menurut Norman, Indonesia saat ini memiliki lebih dari 10 juta penyandang disabilitas. Korban kecelakaan menghadapi beban psikologis yang lebih berat dibanding penyandang disabilitas sejak lahir karena harus beradaptasi dengan kondisi fisik dan mental yang baru. "Mereka sebelumnya hidup normal, sehingga proses penyesuaian sangat menantang, baik secara mental maupun kepercayaan diri," jelas Norman.

Dalam acara tersebut, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberikan bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas korban kecelakaan agar mereka dapat lebih mandiri dan percaya diri dalam beraktivitas sosial. Norman menegaskan bahwa pemberian alat bantu harus diikuti dengan program pembinaan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi.

“Setelah kecelakaan, banyak yang kehilangan pekerjaan dan penghasilan. Kami berharap pemerintah dan pihak terkait menyediakan program pembinaan usaha agar mereka bisa mandiri secara ekonomi,” ujarnya dikutip dari kompas.com

Pernyataan ini menjadi perhatian penting untuk mendorong kebijakan inklusif yang tidak hanya memperhatikan kesehatan fisik, tetapi juga pemulihan sosial dan ekonomi para penyandang disabilitas korban kecelakaan.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan