
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Mimisan atau dalam istilah medis disebut epistaksis, adalah keluarnya darah dari hidung yang bisa terjadi secara tiba-tiba. Meski sering dianggap remeh karena biasanya berhenti sendiri, mimisan bisa menjadi tanda awal gangguan kesehatan serius, terutama jika terjadi berulang atau berlangsung lama.
Siapa yang Rentan Mimisan?
Mimisan bisa dialami siapa saja, tapi paling sering terjadi pada:
- Anak-anak usia 3–10 tahun
- Lansia
- Ibu hamil
- Penderita gangguan pembekuan darah
- Pengguna obat pengencer darah
Pada anak-anak, mimisan umumnya disebabkan oleh udara kering, pilek, atau alergi, sedangkan pada orang dewasa bisa lebih kompleks, bahkan berkaitan dengan hipertensi atau gangguan pembuluh darah.
Penyebab Umum Mimisan
Dilansir dari alodokter, berikut beberapa pemicu mimisan dari yang sederhana hingga yang perlu penanganan medis:
Penyebab Ringan
- Mengorek hidung terlalu dalam
- Cuaca atau udara ruangan yang terlalu kering
- Flu atau pilek berkepanjangan
- Membuang ingus terlalu keras
- Penggunaan semprotan hidung secara berlebihan
Penyebab Serius
- Cedera di kepala atau hidung
- Kelainan pembuluh darah
- Tekanan darah tinggi
- Tumor di rongga hidung atau nasofaring
- Gangguan pembekuan darah seperti hemofilia
- Pengaruh obat/suplemen pengencer darah (aspirin, warfarin, omega 3, dll)
Cara Menangani Mimisan dengan Aman di Rumah
Kalau kamu atau anak mengalami mimisan, jangan panik. Lakukan langkah-langkah berikut:
- Duduk tegak dan condongkan tubuh ke depan Hindari berbaring karena darah bisa masuk ke tenggorokan.
- Pencet bagian lunak hidung selama 10–15 menit sambil bernapas lewat mulut.
- Kompres hidung dengan es batu untuk memperlambat perdarahan.
- Setelah darah berhenti, hindari meniup hidung, membungkuk, atau aktivitas berat selama 24 jam.
Jika darah terus keluar lebih dari 20 menit, atau mimisan disebabkan oleh benturan keras di kepala, segera cari pertolongan medis.
Kapan Harus ke Dokter?
Mimisan bukan lagi kondisi ringan jika disertai:
- Mimisan yang sering berulang
- Mimisan pada anak di bawah 2 tahun atau lansia
- Gejala anemia (lemas, pucat, jantung berdebar)
- Mimisan pasca-operasi atau trauma kepala
- Darah keluar dari kedua lubang hidung atau disertai nyeri hebat
Dokter mungkin akan melakukan tes darah, CT scan, atau endoskopi hidung untuk mengetahui penyebab pasti.
Langkah Pencegahan Agar Hidung Tak Mudah Berdarah
Cegah mimisan dengan beberapa kebiasaan sehat berikut:
- Gunakan humidifier di ruangan kering
- Oleskan petroleum jelly di dalam hidung jika terasa kering
- Hindari mengorek hidung terlalu dalam
- Jangan membuang ingus terlalu keras
- Hindari rokok dan paparan bahan kimia
- Gunting kuku anak secara rutin
- Jaga kesehatan dengan cek rutin, terutama jika sedang mengonsumsi obat pengencer darah
Kesimpulan: Dengarkan Sinyal Tubuh
Mimisan memang sering dianggap masalah sepele, tapi bisa menjadi sinyal tubuh sedang bermasalah. Terutama bila terjadi berkali-kali atau berlangsung lama. Tidak perlu panik, tapi juga jangan abaikan. Tangani dengan benar, dan bila perlu, konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.(*)
Ikuti KENDARI POS di Google News
Dapatkan update cepat dan artikel pilihan langsung di beranda Anda.