Mendagri Dukung Program Kadin Sultra

1 day ago 7

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID --Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muh Tito Karnavian memberikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap program Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Menurut Tito, program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan pemanfaatan Aspal Buton yang digagas Kadin Sultra, sangat sejalan dengan visi pemerintah pusat.

Untuk itu, Tito menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha guna mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Program MBG bukan hanya solusi untuk mengatasi masalah gizi, tetapi juga bagian dari upaya pengentasan kemiskinan. Pemerintah pusat mendukung penuh inisiatif seperti ini, dan saya berharap, Kadin Sultra terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah demi kesuksesan program tersebut,” ungkap Tito Karnavian.

Hal itu disampaikan Mendagri, Tito Karnavian saat memberikan sambutan dalam Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Sultra yang digelar di Ballroom Phinisi Hotel Claro Kendari, Rabu (27/8/2025).

Mantan Kapolri ini menegaskan, pentingnya peran sektor swasta dalam mendorong kemajuan perekonomian daerah. Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan anggaran APBD.

“Daerah bisa lebih maju jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat. Untuk itu, kita harus menciptakan iklim usaha yang sehat melalui Kadin,” ujarnya.

Lebih jauh Tito menjelaskan, saat ini sekitar 65 persen anggaran daerah masih bergantung pada pemerintah pusat. Sementara hanya 34 persen berasal dari PAD. Oleh karena itu, ia mendorong agar Kadin Sultra dan para pelaku usaha, lebih dioptimalkan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal.

"Saya mendorong kolaborasi antara Kadin dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra dalam mengatasi berbagai hambatan pembangunan. Sinergi antara kedua pihak akan menjadi kunci percepatan realisasi program strategis di daerah," terangnya.

Anindya Apresiasi Rapimprov Kadin Sultra

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Ketum Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Sulawesi Tenggara (Sultra) yang digelar di Ballroom Phinisi, Hotel Claro Kendari, Rabu (27/8/2025).

Menurutnya, acara ini menjadi momentum penting karena dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, serta jajaran pengurus Kadin dari berbagai daerah.

Kata dia, kehadiran Mendagri merupakan bukti nyata dukungan pemerintah pusat terhadap peran strategis Kadin, dalam pembangunan ekonomi daerah.

“Rapimprov Kadin Sultra 2025 ini luar biasa. Kehadiran Mendagri menjadi bukti bahwa pemerintah serius memperhatikan peran Kadin, terutama di Sultra yang punya potensi besar,” ujar Anindya.

Dirinya berharap, Rapimprov Kadin Sultra 2025 menjadi tonggak penting dalam penguatan sinergi antara dunia usaha dan pemerintah.

"Ini penting, guna mempercepat pembangunan ekonomi yang merata dan berkelanjutan di Sultra dan Indonesia secara umum," imbuhnya.

Anton Timbang Beberkan
Dua Program Prioritas

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang menyampaikan, Rapimprov digelar sebagai ajang evaluasi perkembangan dunia usaha sekaligus perumusan program kerja ke depan.

Menurutnya, sejak dilantik Maret 2021 lalu, pihaknya konsisten melaksanakan ekspose tahunan, sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja kepada pemerintah dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Anton Timbang menjelaskan, dua program prioritas yang menjadi fokus utama Kadin Sultra, yaitu Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan investasi pemanfaatan Aspal Buton.

Menurut Anton, Program MBG merupakan program kerakyatan yang sejalan dengan prioritas nasional pemerintahan Prabowo-Gibran. Kadin Sultra bahkan telah menyiapkan 55 unit Sentra Pangan dan Gizi (SPPG), meskipun baru 35 unit yang diajukan.

“Setiap SPPG diperkirakan dapat menyerap sekitar 50 tenaga kerja. Artinya, ribuan lapangan kerja baru bisa tercipta. Dampaknya juga akan langsung dirasakan oleh petani, peternak, dan nelayan melalui peningkatan permintaan bahan pangan,” ungkap Anton Timbang.

Sementara itu, isu kedua yang menjadi prioritas adalah potensi besar pemanfaatan Aspal Buton. Anton menilai, sumber daya alam ini harus dioptimalkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Pemanfaatan Aspal Buton telah didukung oleh berbagai regulasi, mulai dari Perpres, Permen PUPR, Permendagri, hingga Surat Keputusan Gubernur Sultra. Ini adalah momentum besar untuk menjadikan Sultra sebagai pusat pengolahan aspal nasional,” optimisnya.

Dengan dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Kadin Indonesia, Anton Timbang optimistis Sultra akan menjadi daerah strategis, dalam pengembangan infrastruktur sekaligus penguatan perekonomian nasional.

Untuk diketahui, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov), Rabu (27/8/2025). Agenda strategis ini dibuka langsung Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Rapimprov turut dihadiri Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie, para Ketua Kadin Provinsi se-Indonesia, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, serta pengurus Kadin kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara. (b/ryl/abd/ing).(*)

RAPIMPROV KADIN SULTRA

PEJABAT YANG HADIR
-Mendagri
-Ketum Kadin
-Gubernur Sultra
-Ketua Kadin se-Indonesia
-Katua Kadin se-Sultra

PROGRAM PRIORITAS
KADIN SULTRA

  1. Makan Bergizi Gratis (MBG)
  2. Pemanfaatan Aspal Buton

REALISASI PROGRAM MBG
-Kadin Sultra dirikan Sentra Pangan dan Gizi (SPPG)
-Sudah diajukan 35 unit SPPG dari jatah 55 unit
-Butuh 50 tenaga kerja per unit SPPG

DAMPAK LANGSUNG
-Menyerap ribuan tenaga kerja
-Meningkatkan permintaan hasil pertanian, peternakan, dan perikanan lokal

DUKUNGAN DAN
PESAN MENDAGRI
-Apresiasi program Kadin Sultra
-Program MBG dianggap solusi masalah gizi dan pengentasan kemiskinan
-Mendorong sinergi antara Kadin dan Pemprov Sultra
-APBD tidak cukup untuk pembangunan, perlu peran dunia usaha

PESAN KETUM KADIN
-Sultra punya potensi SDA luar biasa
-Dorong sinergi Kadin Sultra dan Pemda untuk ciptakan pertumbuhan ekonomi
-Memperkuat peran Kadin dalam pembangunan berkelanjutan

HARAPAN GUBERNUR
-Dorong Kadin ambil peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah
-Rapimprov tidak hanya bersifat seremonial, tapi menghasilkan langkah konkret
-Sinergi antara Kadin dan Pemda untuk percepatan pertumbuhan ekonomi

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan