Manisnya Buah Nangka Tak Selalu Aman, Ini Efek Samping Konsumsi Berlebihan

2 days ago 6
Ilustrasi

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Buah nangka memang menggoda. Rasanya manis, aromanya khas, dan teksturnya kenyal memanjakan lidah. Tak heran jika buah ini jadi favorit banyak orang, baik dimakan langsung maupun diolah jadi puding, keripik, atau campuran minuman segar.

Namun, siapa sangka, di balik kelezatannya, buah nangka bisa menimbulkan berbagai efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan.

Nangka sendiri kaya nutrisi, seperti karbohidrat, serat, vitamin C, kalium, magnesium, hingga sedikit protein. Buah ini juga dikenal bisa memberi energi cepat dan baik untuk pencernaan. Tapi seperti kata pepatah, “Segala sesuatu yang berlebihan tidak baik” termasuk makan nangka!

7 Efek Samping Terlalu Banyak Mengonsumsi Nangka

Berikut beberapa efek samping terlalu banyak mengonsumsi nangka yang dilansir dari hargo.co.id, diantaranya:

1. Alergi Mendadak

Beberapa orang mengalami reaksi alergi setelah makan nangka, seperti gatal, ruam kulit, atau bahkan pembengkakan. Kalau kamu punya riwayat alergi buah tropis, sebaiknya berhati-hati ya.

2. Membekukan Darah

Bagi penderita kelainan darah, nangka bisa memperparah kondisi karena dapat meningkatkan koagulasi atau penggumpalan darah. Jika kamu sedang terapi darah, lebih baik hindari nangka.

3. Perut Kembung dan Begah

Kandungan serat dan gas dari nangka bisa bikin perut terasa penuh, kembung, bahkan ingin buang angin terus-menerus. Ini sangat umum jika kamu makan nangka terlalu banyak dalam sekali waktu.

4. Maag Kambuh

Punya riwayat maag kronis? Nangka bisa memicu perut perih dan asam lambung naik, terutama jika dimakan dalam kondisi perut kosong atau terlalu banyak.

5. Meningkatkan Gula Darah

Penderita diabetes sebaiknya membatasi konsumsi nangka karena kandungan gulanya cukup tinggi. Terlalu banyak makan bisa membuat kadar glukosa melonjak.

6. Gangguan Buang Air Besar

Meski tinggi serat itu baik, tapi serat berlebihan justru bisa membuat feses menjadi tidak normal—bisa terlalu keras atau justru diare.

7. Kontraksi Dini pada Ibu Hamil

Bagi ibu hamil, nangka boleh saja dikonsumsi, tapi dalam jumlah kecil. Terlalu banyak bisa menyebabkan suhu tubuh janin meningkat dan memicu kontraksi dini, bahkan risiko keguguran.

Tips Aman Konsumsi Nangka:

  • Konsumsi secukupnya (1–2 potong per hari).
  • Hindari memakannya saat perut kosong.
  • Jangan dikombinasikan dengan makanan tinggi gas lain (misalnya kol atau soda).
  • Untuk ibu hamil atau penderita penyakit kronis, konsultasikan dulu ke dokter.

Kesimpulan: Nikmati dengan Bijak, Tetap Sehat

Nangka memang lezat dan bergizi, tapi tubuh kita tetap punya batas dalam menerima nutrisi tertentu. Jangan sampai karena terlalu tergoda manisnya, kita mengabaikan efek samping yang bisa muncul.

Jika kamu ingin menjadikan nangka sebagai camilan favorit, pastikan tidak berlebihan dan sesuai kondisi tubuhmu. Kalau sudah mulai terasa tidak nyaman setelah makan nangka, bisa jadi itu sinyal untuk berhenti dulu.(*)


Ikuti KENDARI POS di Google News

Dapatkan update cepat dan artikel pilihan langsung di beranda Anda.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan