Lebih Tenang Setelah Menangis? Ternyata Ini Alasannya

2 weeks ago 18
Ilustrasi

KNDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Selama ini, menangis kerap dianggap sebagai tanda kelemahan atau bentuk kesedihan yang berlebihan. Padahal, di balik tetesan air mata, tersimpan proses biologis dan psikologis yang justru bermanfaat bagi tubuh dan pikiran manusia.

Di tengah tekanan hidup yang semakin tinggi, menangis bisa menjadi cara alami untuk melepaskan beban emosional. Bukan hanya tentang kesedihan, air mata juga bisa hadir karena haru, bahagia, bahkan lega.

Lebih dari Sekadar Emosi

Tubuh manusia memiliki kemampuan luar biasa untuk mengekspresikan perasaan. Salah satunya melalui air mata. Menariknya, tidak semua air mata memiliki fungsi yang sama. Ada tiga jenis air mata yang diproduksi tubuh:

  1. Air mata refleks – muncul saat mata terpapar debu atau iritasi.
  2. Air mata basal – menjaga mata tetap lembap dan terlindungi.
  3. Air mata emosional – muncul karena perasaan, seperti sedih, bahagia, atau cemas.

Jenis terakhir ini sering dianggap "lemah", padahal memiliki manfaat luar biasa, baik untuk fisik maupun mental.

7 Alasan Mengapa Menangis Itu Sehat

Berikut beberapa alasan mengapa menangis itu sehat yang dilansir dari alodokter, diantaranya:

1. Meredakan Tekanan Emosional
Saat beban pikiran menumpuk, menangis bisa jadi jalan keluar untuk menenangkan diri. Air mata membantu melepaskan hormon stres dan membuat tubuh lebih rileks.

2. Memperbaiki Suasana Hati
Menangis terbukti dapat menurunkan kadar mangan dalam tubuh mineral yang bila berlebihan bisa memicu gangguan suasana hati. Dengan menangis, mood pun perlahan membaik.

3. Menghilangkan Ketegangan Fisik
Hormon endorfin dan oksitosin dilepaskan saat menangis, membantu mengurangi rasa sakit secara alami, baik itu sakit kepala, nyeri otot, hingga rasa lelah.

4. Membersihkan Mata
Air mata juga berfungsi sebagai pelindung mata. Zat antibakteri alami di dalamnya bisa membantu membunuh kuman dan menjaga mata tetap bersih dari partikel asing.

5. Menurunkan Tekanan Darah
Tangisan bisa mengaktifkan sistem saraf parasimpatis bagian tubuh yang bertugas menenangkan. Hasilnya, detak jantung dan tekanan darah jadi lebih stabil.

6. Membantu Tidur Lebih Nyenyak
Setelah menangis, tubuh menjadi lelah dan pikiran terasa lebih tenang. Kombinasi ini membuat tidur datang lebih mudah dan lebih berkualitas.

7. Memberi Efek Katarsis
Menangis bisa menjadi bentuk pelepasan emosional atau emotional catharsis. Ini adalah momen ketika seseorang merasa lega setelah meluapkan perasaannya tanpa harus menyimpannya terlalu lama.

Menangislah, Tapi Bijaklah

Meski bermanfaat, menangis yang berlebihan atau terus-menerus tanpa sebab yang jelas bisa menjadi sinyal adanya gangguan mental, seperti depresi atau kecemasan. Jika tangisan muncul terlalu sering dan mengganggu aktivitas sehari-hari, penting untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan jiwa.

Menangislah jika perlu. Jangan ditahan. Kadang, satu tetes air mata bisa menyembuhkan luka batin yang tak terlihat. Karena pada akhirnya, menangis bukan bentuk kelemahan melainkan bagian dari cara tubuh menjaga keseimbangan antara hati, pikiran, dan kesehatan.(*)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan