Lebih Setengah Abad Usia Kabupaten Kolaka

1 month ago 44
Bupati Kolaka Amri Jamaluddin Wakil Bupati Kolaka Husmaluddin

--Hari Ini Peringatan HUT ke-65 Digelar

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Tahun 1960, Kabupaten Kolaka menjadi daerah otonomi dengan sebutan Kabupaten Daerah Tingkat II Kolaka. Kini, Kabupaten Kolaka berusia 65 tahun. Pada usia lebih dari setengah abad ini, Kabupaten Kolaka dalam kendali Bupati Amri Jamaluddin dan Wakil Bupati Husmaluddin-yang karib disapa Haji Lulung. Hari ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka menggelar upacara peringatan HUT ke-65 Kolaka.

Dihari istimewa Kabupaten Kolaka ini tanpa Bupati Amri. Mantan Camat Kolaka itu sedang mengikuti program retret (pembekalan) di Magelang, Jawa Tengah bersama kepala daerah lainnya. Praktis, Wakil Bupati Husmaluddin mewakili bupati dalam
sejumlah rangkaian HUT ke 65 Kabupaten Kolaka, mulai pembukaan pameran, ziarah ke makam pahlawan, hingga rapat paripurna DPRD Kolaka.

Bupati Kolaka Amri menitip pesan kepada seluruh masyarakat Kolaka agar semakin solid dalam menjaga persatuan dan kesatuan. Ia mengungkapkan pencapaian pembangunan di Kabupaten Kolaka juga tidak lepas dari peran bupati-bupati sebelumnya.

"Perjalanan panjang Kabupaten Kolaka dari masa ke masa telah menorehkan karya-karya nyata dari para pemimpin terdahulu sebagai bagian dari perjuangan seluruh masyarakat Kabupaten Kolaka. Perjuangan ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan sebagai putra dan putri daerah Kabupaten Kolaka," ujar Bupati Kolaka Amri melalui telepon seluler kepada Kendari Pos, Selasa (25/2/2025).

Olehnya itu ia mengajak seluruh elemen di Kabupaten Kolaka untuk terus menjaga dan merawat erat rasa persatuan dan kesatuan di Tanah Wonua Mekongga (sebutan untuk Kabupaten Kolaka). "Selamat hari ulang tahun ke 65 Kabupaten Kolaka tahun 2025. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi dan merahmati kita semua masyarakat Kabupaten Kolaka. Mari bersama-sama kita wujudkan Kolaka yang berkeadilan, maju, dan unggul," ungkap Bupati Amri.

Sementara itu, Wakil Bupati Husmaluddin mengatakan HUT ke-65 Kolaka ini bukan hanya tentang usia yang semakin matang, tetapi juga tentang pencapaian dan perjalanan panjang yang telah dilalui bersama.

Menurutnya, Kabupaten Kolaka telah tumbuh dan berkembang menjadi tempat yang nyaman, penuh potensi, dan penuh harapan. "Tentu, capaian ini tidak terlepas dari kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi semua pihak, baik pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, hingga sektor swasta. Pada momen ini, mari kita refleksikan pencapaian kita, dan pada saat yang sama, mari kita pikirkan langkah-langkah strategis untuk masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Wakil Bupati Husmaluddin mengungkapkan, meskipun dirinya berada di Kolaka dan Bupati Amri berada di Magelang, namun mereka intens komunikasi dan berkoordinasi terkait tugas keduanya sebagai pemimpin daerah. Ia mengatakan, belum mengumpulkan seluruh kepala SKPD di Pemkab Kolaka karena masih menunggu kedatangan Bupati Amri.

"Untuk rapat perdana dengan pimpinan SKPD itu belum kami laksanakan karena Pak Bupati masih di luar daerah. Karena kami berpasangan, maka saya sebagai Wakil Bupati tentu harus menunggu kepulangan beliau lalu kita rapat perdana bersama," tutur Wakil Bupati Husmaluddin saat ditemui usai menghadiri rapat paripurna DPRD Kolaka dalam rangka HUT ke 65 Kabupaten Kolaka, Selasa (25/2/2025).

Dalam rapat tersebut, pria yang karib disapa Haji Lulung itu memaparkan sejumlah program kerja yang akan ditunaikan pasangan Beramal (Bersama Amri dan Husmaluddin)
di hadapan anggota DPRD Kolaka. "Visi Beramal yaitu mewujudkan Kabupaten Kolaka yang berkeadilan, maju, dan unggul. Untuk mewujudkan visi tersebut, dirinya bersama Amri telah program yang diberi nama Sembilan Aksi Beramal," kata Wakil Bupati Husmaluddin.

Ia merinci Sembilan Aksi Beramal. Pertama, agama dan budaya. Kedua, tata kelola pemerintahan. Ketiga, pemenuhan akses pendidikan dan kesehatan dan keempat, peningkatan struktur ekonomi kerakyatan.

Kelima, peningkatan konektivitas dan infrastruktur. Keenam, pemenuhan lapangan kerja. Ketujuh, pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan dan penataan kawasan perkotaan. Kedelapan, pemberdayaan pemuda dan olahraga. Kesembilan, pemberdayaan dan perlindungan perempuan, anak, lansia dan disabilitas. (fad/b)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan