KPK Telusuri Potensi Aliran Dana ke Partai, Surya Paloh Bilang Begini

2 weeks ago 18
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri potensi aliran dana suap dari proyek pembangunan RSUD Kolaka Timur yang menjerat Bupati Kolaka Timur (Koltim), Abdul Azis.

Dugaan ini mencuat seiring penyidikan intensif terhadap penggunaan dana komitmen fee yang diterima Abdul Azis.

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, pihaknya tengah mendalami seluruh aliran dana yang diterima tersangka. Termasuk kemungkinan pembelian aset pribadi hingga keterkaitan dengan partai politik.

“Tentu sedang didalami kemana saja aliran dana yang diterima oleh saudara ABZ. Termasuk juga apakah dibelikan properti dan lain-lain juga, misalkan ke partai,” ujar Asep, Minggu (10/8/2025).

KPK menyebut Abdul Azis menerima suap dari proyek pembangunan RSUD tipe C senilai Rp126,3 miliar. Proyek ini dibiayai oleh dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Dari total anggaran tersebut, disepakati komitmen fee sebesar 9 persen atau sekitar Rp9 miliar.

Operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan KPK, setelah mengantongi bukti kuat adanya indikasi persekongkolan jahat dalam proyek yang baru terealisasi 20-30 persen itu.

“Kami berharap dengan dilakukan tangkap tangan, pembangunan rumah sakit di 11 kabupaten bisa berjalan dengan benar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Asep membantah spekulasi bahwa penangkapan Abdul Azis dilakukan saat berlangsungnya Rakernas Partai NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pihak yang menghalangi penangkapan tersebut.

Laman: 1 2

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan