Komunitas Salud Sultra Gelar Kreativitas Anak Berlalulintas

1 month ago 32
Ketua Dharma Wanita Prov Sultra Dra. Hj. Waode Munanah Asrun Lio (empat dari kanan), Kepala BPTD Kelas II Sultra, Husni Mubarak (empat dari kiri), Ketua Penggerak Komunitas Salud Sultra , Dr. Hariyati (tiga dari kiri), Kakanwil PT Jasa Raharja, Akbar (dua dari kiri), Etika Rosita dari BPMP Sultra (tiga dari kanan), Hj. Nurika Ketua Wanita Islam Sultra (dua dari kanan), Wakil Diknas Kota Kendari (Paling ujung Kiri) usai pembukaan kegiatan.

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Komunitas Sadar Lalulintas Usia Dini (Salud) Sultra, akhir pekan lalu (15/2/2025), menggelar Lomba kreativitas anak TK/PAUD dalam berlalulintas. Acara ini berkolaborasi dengan BPTD Kelas II Sultra, Pimpinan Wilayah Wanita Islam Prov Sultra, BTW Academy Kendari, The Park Kendari serta pihak-pihak terkait.

Kegiatan ini merupakan lomba kreatifitas anakanak TK/PAUD yang tergabung dalam Komunitas Salud Sultra dalam bentuk parodi dalam berlalu lintas yang ditampilkan masingmasing TK untuk meningkatkan pemahaman anak TK dalam mengenal rambu-rambu lalu lintas dan tata cara menyebrang yang selamat. Lomba ini dibuka oleh Ketua Dharma Wanita Sultra yang juga Bunda PAUD, Dra. Hj. Waode Munanah Asrun Lio.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Mall The Park Kendari,sebanyak 130 anak dari 13 sekolah TK yang terlibat. Masing-masing sekolah menunjukkan gerakan sadar lalulintas sejak dini itu dengan berbagai versi melalui muridmuridnya. Penampilan yang dilombakan tersebut merupakan hasil kreatifitas guru guru PAUD, yang sebelumnya sudah diberikan pelatihan dan pembinaan melalui Sosialisasi & Bintek Salud oleh Founder Salud Kementrian Perhubungan RI dan dilanjutkan oleh Ketua Penggerak Salud Sultra, Dr Hariyati ke Sekolah-Sekolah TK/ PAUD di Kota Kendari Khususnya dan rencananya akan diteruskan ke Kab/ Kota dalam Wilayah Prov Sultra. Jadi Lomba ini bisa disebut sebagai monitoring dan evaluasi kepada sekolah TK PAUD yang tergabung dalam Komunitas Salud Sultra.

Ketua Penggerak Komunitas Salud Sultra, Dr. Hariyati, mengatakan kegiatan ini adalah bentuk nyata pengabdian kepada negara dan masyarakat, bermula dari mirisnya melihat tingkat kematian di negeri ini akibat kecelakaan berlalulintas. Sehingga muncul niatan untuk ikut serta menggerakkan dan menanamkan budaya sadar berlalulintas sejak dini dalam Wilayah Prov. Sultra yang merupakan program nasional dalam membangun Budaya Selamat dan Kesadaran Berlalu Lintas Sejak Usia Dini di Indonesia. “Kegiatan lomba Kreatifiras Anak ini adalah gerakan sadar berlalulintas sejak dini yang diikuti anak-anak TK/PAUD yang merupakan bagian dari upaya membangun budaya selamat dan sadar berlalulintas sejak dini. Anak Usia dini masa ini sebagai “golden age” karena masa ini sangat menentukan seperti apa mereka kelak jika dewasa baik dari segi fisik, mental maupun kecerdasan. Apa yg mereka dapat dan apa yang diajarkan pada mereka pada usia dini akan tetap membekas dan bahkan pengaruh dominan dalam mereka menentukan sikap pilihan dan langkah hidup, “ terangnya, di sela-sela kegiatan.

Begitu juga diungkapkan Kepala BPTD Kelas II Sultra, Husni Mubarak, yang hadir membawakan sambutan, bila kegiatan ini merupakan suport terhadap pemerintah dalam mencerdaskan generasi Indonesia Emas pada Tahun 2045. “Mengingat tingkat kematian akibat kecelakaan menduduki peringkat ke-dua setelah sakit jantung, sehingga penting memberikan pemahaman kepada anak-anak untuk sadar berlalu lintas itu sangat penting. Sehingga angka kematian akibat kecelakaan bisa ditekan, jadi setelah diberi makan yang sehat, cerdas, mereka juga tidak lalai dan selamat dalam berlalulintas, “terangnya.

Begitu halnya Kepala Kanwil Jasa Raharja Sultra, Akbar, yang hadir juga menimpali, bila upaya paham berlalulintas sejak dini merupakan kegiatan fundamental untuk membiasakan anak paham akan berlalulintas, sehingga misi selamat dalam berkendara tercapai.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Sultra, Dra. Hj. Waode Munanah Asrun Lio, yang didaulat membuka acara mensuport kegiatan ini. “Saya berharap orang tua bisa memberikan contoh yang baik bagi anak - anaknya. Kalau sedang berkendara patuhilah rambu-rambu yang ada. Karena itu contoh yang nyata bagi mereka untuk bisa menanamkan budaya sadar berlalulintas sejak kanak-kanak, “ tegasnya dalam sambutan

Kepala BPMP Sultra,yang diwakili oleh Etika Rosita, S.Sos , yang juga membawakan sambutan berharap kegiatan ini berlanjut. Menurutnya di Sultra, Salud ini dimulai sejak 2019.Setelah penandatanganan Kerjasama MoU Ditjend Hubdat Kemenhub RI dan Ditjend PAUD & Dikmas Kemendikbud pada Tahun 2019. Selanjutnya Tahun 2021,BPPAUD Sultra yang saat ini BPMP Sultra mengadakan Sosialisasi Salud Sultra yang dihadiri guru-guru PAUD 17 Kab Kota se Sultra melalui zoom meeting, karena terkendala Pandemi Covid. “Sampai saat ini baru mulai digerakan kembali oleh Ketua Penggerak Salud Sultra Dr. Hariyati dan diharapkan dapat terus di gerakkan kegiatan Salud Sultra ini di 17 Kab Kota se Sultra,”harap Etika Rosita, S.Sos. (lis/adv)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan