
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Para tamu VVIP yang akan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Produk Hukum Daerah (PHD) 2025 mulai tiba di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Salah satu momen yang menyita perhatian publik terjadi di Bandara Haluoleo, saat Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda tiba bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Selasa pagi (26/8).
Keduanya mendarat sekitar pukul 09.40 WITA dengan menggunakan maskapai Batik Air. Setibanya di ruang kedatangan, kehadiran Gubernur Sherly Tjoanda langsung disambut meriah oleh warga Kerukunan Masyarakat Indonesia Maluku (KMIM) Sultra, serta sejumlah penggemar yang telah menanti.
Sorak-sorai dan teriakan nama Sherly menggema di area kedatangan. Masyarakat yang tergabung dalam KMIM tampak berbaris rapi menyambut kedatangan dua kepala daerah dari kawasan Kepulauan Maluku itu.
Ketua KMIM Sultra, Jansen Sirtolang, mengungkapkan rasa bangga atas kehadiran kedua gubernur tersebut. Ia menyebut pihaknya telah menyiapkan penyambutan khusus, meskipun dengan keterbatasan waktu dan ruang gerak.
"Adanya kegiatan Rakornas PHD di Sultra, kami dari Kerukunan Masyarakat Indonesia Maluku menyambut Gubernur Maluku dan Gubernur Maluku Utara, Pak Hendrik dan Bu Sherly, dengan beberapa persiapan sederhana seperti pengalungan bunga," ujar Jansen.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, yang telah memfasilitasi dan mendukung kegiatan kerukunan Maluku selama Rakornas berlangsung.
"Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, yang sudah banyak membantu, termasuk menyediakan tempat penyelenggaraan Rakornas di Sultra," tambah Yansen.
Mengenai rencana pertemuan khusus antara warga Maluku dan para gubernur, Jansen menyatakan masih dalam proses koordinasi dengan pihak protokoler.
"Rencananya memang ada keinginan untuk berkumpul bersama, namun kami juga memahami keterbatasan waktu mereka. Jika memungkinkan, setelah dikonfirmasi dengan pihak protokoler, kami sangat berharap dapat bertemu langsung dengan Bu Sherly dan Pak Hendrik," ujarnya.
Meski waktu terbatas, KMIM sempat menyiapkan sejumlah pertunjukan seni dan budaya khas Maluku sebagai bentuk penghormatan atas kedatangan kedua gubernur.
Rakornas PHD 2025 dijadwalkan berlangsung pada 27–28 Agustus, dan akan dihadiri sejumlah kepala daerah dari seluruh Indonesia. Kehadiran tokoh-tokoh nasional di Kendari diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan ekonomi, penguatan adat-budaya, dan peningkatan toleransi antar masyarakat di Sultra.(abd)
Ikuti KENDARI POS di Google News
Dapatkan update cepat dan artikel pilihan langsung di beranda Anda.