Gibran Tolak Gerbong Merokok: Lebih Baik untuk Ibu Hamil & Difabel

4 days ago 11
Gibran Rakabuming Raka wakil Presiden

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menolak usulan anggota DPR RI, Nasim Khan, terkait penyediaan gerbong khusus merokok pada kereta jarak jauh. Menurutnya, usulan tersebut tidak sejalan dengan visi-misi Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang kesehatan.

"Kalau pendapat saya pribadi, lebih baik diprioritaskan untuk ibu hamil, ibu menyusui, balita, lansia, dan kaum difabel. Misalnya ada ruang laktasi di gerbong, atau kamar mandi diperluas agar lebih nyaman untuk ganti popok bayi. Itu lebih prioritas," ujar Gibran di Stasiun Solo Balapan, Surakarta, Minggu (24/8/2025).

Gibran menekankan perlunya skala prioritas dalam menentukan kebijakan, terlebih pemerintah saat ini fokus pada program kesehatan seperti pemberantasan stunting, pembangunan rumah sakit baru, hingga cek kesehatan gratis.

"Masukan dari anggota DPR ini kurang sinkron dengan program pemerintah. Transportasi umum sudah jelas kawasan bebas rokok, ada undang-undangnya, ada PP-nya, bahkan surat edarannya juga sudah ada," tegasnya.

Meski begitu, Gibran memastikan pemerintah tetap menampung semua aspirasi yang masuk, baik dari masyarakat maupun legislatif. Namun ia menekankan pentingnya menyesuaikan dengan kebutuhan yang lebih mendesak.

"Semua masukan pasti kami tampung, tapi tetap ada skala prioritas. Silakan teman-teman media tanya ke penumpang langsung, apakah setuju dengan usulan gerbong merokok, atau justru ada kebutuhan lain yang lebih mendesak," tambahnya dikutip dari detik.com

Sebelumnya, usulan gerbong khusus merokok disampaikan Nasim Khan dalam rapat Komisi VI DPR bersama Dirut PT KAI, Rabu (20/8). Ia beralasan gerbong itu bisa sekaligus dijadikan kafe agar penumpang lebih nyaman. Namun ide tersebut menuai kontroversi karena bertentangan dengan aturan kawasan bebas rokok di transportasi umum.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan