
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Wali Kota Baubau, Yusran Fahim membeberkan berbagai capaian pembangunan Kota Baubau dalam enam bulan masa kepemimpinannya.
Hal tersebut disampaikannya dalam pidato pengantar pada Rapat Paripurna DPRD Kota Baubau dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, Jumat (15/08/2025), di Kantor DPRD Kota Baubau.
Wali Kota Yusran menyampaikan, selama enam bulan terakhir, pemerintah kota telah mengupayakan langkah-langkah percepatan pembangunan di berbagai sektor strategis.
"Sejumlah indikator makro pembangunan, menunjukkan tren positif," ujar Wali Kota Yusran Fahim dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/8/2025).
Yusran menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Kota Baubau mencapai 4,36 persen, naik dari 3,38 persen tahun sebelumnya.
"Pada kuartal I 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat 2,27 persen, didorong oleh penguatan sektor tersier seperti transportasi, perdagangan, jasa, dan konsumsi masyarakat," jelasnya.
Lanjut dia, tingkat pengangguran pun berhasil ditekan menjadi 3,99 persen, turun dari 4,17 persen. Itu erkat program pelatihan berbasis kompetensi dan investasi sektor jasa seperti pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif.
Adapun tingkat kemiskinan turun menjadi 7,40 persen, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 7,53 persen. Penurunan ini didorong oleh program pengentasan kemiskinan ekstrem, bantuan sosial tepat sasaran, serta penguatan ekonomi keluarga melalui UMKM dan program ketahanan pangan.
Lebih jauh Wali Kota Yusran menjelaskan,
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Baubau tahun 2025 tercatat sebesar 79,61 poin, naik 0,61 poin dari tahun sebelumnya.
"Peningkatan ini mencerminkan hasil kerja keras dalam sektor pendidikan dan kesehatan sebagai layanan dasar masyarakat," ungkapnya.
Infrastruktur dan Konektivitas
Di sektor infrastruktur, sejumlah perbaikan dan revitalisasi telah dilakukan, termasuk percepatan perbaikan jalan kota serta penataan ruang publik strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Salah satu proyek besar yang sedang berjalan adalah keberlanjutan proyek nasional Jembatan Buton-Muna (Tona), yang diharapkan menjadi simpul konektivitas penting antar-kepulauan di wilayah tersebut.
Untuk sektor layanan dasar, pemerintah kota fokus pada pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Program unggulan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh kelompok umur, beasiswa bagi siswa kurang mampu, serta pengembangan literasi digital bagi siswa dan guru.
Pada sektor ekonomi, pemerintah mengintervensi pasar rakyat, memperkuat pengendalian inflasi, menyediakan pelatihan keterampilan kerja bagi tenaga kerja, dan memulai pelaksanaan program “Koperasi Merah Putih” di tingkat kelurahan.
Di bidang ketahanan pangan, dikembangkan program “Kebun Dapur Ibu” sebagai bagian dari upaya nasional penguatan ketahanan pangan di perkotaan.
Ajak Semua Pihak Terus Bersinergi
Wali Kota menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, akademisi, dan seluruh masyarakat Kota Baubau.
“Capaian ini adalah buah dari kerja bersama dan tekad kita untuk memajukan kota tercinta. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Tantangan ke depan masih besar, seperti menjaga stabilitas ekonomi, menciptakan lapangan kerja berkualitas, mengurangi kesenjangan, serta memastikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” imbuhnya. (b/ris/mel/ing)