Dari Pesantren ke Istana: Nama Mbah Moen Kembali Harum di Tengah Bangsa

3 days ago 10
KH Maimoen Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Maha Putra Utama secara anumerta kepada KH Maimoen Zubair (Mbah Moen), ulama kharismatik dan tokoh sentral Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Penghargaan ini diberikan dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025), sebagai bagian dari peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo. Ia menyebut penganugerahan ini sebagai bentuk pengakuan negara atas jasa dan pengabdian luar biasa Mbah Moen di bidang keagamaan dan pendidikan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas penganugerahan Bintang Maha Putra Utama dari Bapak Presiden Prabowo kepada guru kami, KH Maimoen Zubair,” ujar Mardiono dikutip dari kompas.com (25/8/2025).

Sosok Ulama Kharismatik

KH Maimoen Zubair, yang wafat pada 6 Agustus 2019 di Mekkah, dikenal sebagai tokoh sentral dalam pendidikan Islam tradisional di Indonesia melalui Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Pesantren yang beliau pimpin menjadi pusat pembinaan santri dari berbagai daerah dan telah melahirkan ribuan alumni yang berkiprah di berbagai bidang.

Mbah Moen juga dikenal sebagai tokoh yang menyatukan dakwah dan politik kebangsaan, serta menjembatani komunikasi antar-ulama dan pemerintah. Kiprahnya melampaui sekat ideologi dan golongan, menjadikannya figur yang dihormati lintas generasi.

Penghormatan dari Negara

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk terima kasih bangsa atas dedikasi para tokoh nasional.

“Bagi yang telah wafat, kami menyampaikan penghargaan kepada ahli waris atas pengabdian yang telah diberikan kepada Republik Indonesia. Semoga jasa-jasa tersebut menjadi warisan berharga bagi generasi penerus,” ujar Prabowo.

Pemberian penghargaan ini diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 73 hingga 78/TK/TH 2025, yang mencakup total 141 tokoh dari berbagai bidang: menteri, tokoh agama, budayawan, aparat keamanan, hingga jurnalis.

PPP: Penghargaan Ini Milik Umat

Mardiono menegaskan bahwa penganugerahan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Mbah Moen dan PPP, tetapi juga bagi seluruh umat Islam di Indonesia.

“Beliau adalah guru kami, guru umat. Melalui pesantren, beliau mendidik kader-kader bangsa. Sudah sepantasnya negara memberikan penghargaan atas jasa beliau,” ungkapnya.


Ikuti KENDARI POS di Google News

Dapatkan update cepat dan artikel pilihan langsung di beranda Anda.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan