
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Penyakit cacingan masih menjadi masalah kesehatan yang umum di Indonesia, tidak hanya pada anak-anak, tetapi juga pada orang dewasa. Penyebab utamanya adalah kebersihan diri dan lingkungan yang buruk, terutama di wilayah dengan sanitasi yang belum memadai.
Menurut para ahli, infeksi cacing sering terjadi tanpa gejala khas. Jika pun bergejala, penderita biasanya mengalami sakit perut, mual, diare, muntah, hingga penurunan berat badan. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi serius seperti anemia.
Mengenal Jenis-Jenis Cacing Penyebab Infeksi
Dilansir dari Alodokter, ada empat jenis cacing yang paling sering menyebabkan infeksi pada manusia:
- Cacing Pita (Cestoda): Dapat hidup hingga 30 tahun dalam tubuh manusia dan masuk lewat makanan mentah atau tangan yang terkontaminasi.
- Cacing Tambang: Menyusup ke tubuh melalui kulit telapak kaki atau makanan yang tercemar, dan hidup di usus halus.
- Cacing Kremi: Sering menyerang anak-anak. Telurnya menyebar lewat tangan yang kotor dan benda-benda yang terkontaminasi.
- Cacing Gelang: Berukuran besar dan masuk melalui tanah yang mengandung telur cacing, menyebar ke organ seperti paru-paru dan empedu.
Langkah Pencegahan yang Perlu Dilakukan
Untuk mencegah infeksi cacing, masyarakat dianjurkan menerapkan pola hidup bersih dan sehat:
- Rajin mencuci tangan sebelum makan dan setelah dari toilet.
- Masak daging hingga matang dan cuci buah serta sayuran dengan bersih.
- Gunakan alas kaki saat beraktivitas di luar rumah.
- Beri obat cacing pada hewan peliharaan secara rutin.
- Gunting kuku secara teratur dan hindari kebiasaan menggigit kuku.
Jika sudah terinfeksi, dokter biasanya akan meresepkan obat cacing seperti mebendazole, albendazole, atau ivermectin. Dalam kasus tertentu, tindakan operasi mungkin dibutuhkan, terutama jika cacing sudah menyumbat saluran penting di tubuh.
Pentingnya Kepedulian Keluarga
Menariknya, untuk mencegah penularan ulang, pengobatan cacingan sering kali diberikan tidak hanya pada penderita, tetapi juga seluruh anggota keluarga. Selain itu, mencuci seprai dan pakaian dengan air panas, serta mengganti pakaian dalam setiap hari, menjadi bagian dari proses penyembuhan dan pencegahan penyebaran telur cacing.
Penyakit cacingan memang sering dianggap sepele, namun jika diabaikan, dapat berujung pada gangguan kesehatan yang serius. Sudah saatnya masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan pribadi dan lingkungan sekitar.(*)