Bupati Kolaka Sukses Lobi Menteri Perumahan

2 weeks ago 20
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (kiri) merangkul Bupati Kolaka, Amri saat bertemu di Jakarta. Lobi Bupati Amri sukses dan Kementerian PKP menyalurkan bantuan perumahan di Kolaka.

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Masyarakat Kabupaten Kolaka patut berbangga memiliki Bupati Amri. Pasalnya, pemimpin energik itu benar-benar terbukti bekerja, untuk memenuhi kebutuhan rakyat Bumi Mekongga.

Tak hanya memenuhi kebutuhan pangan dan sandang, Bupati Amri juga berupaya memenuhi kebutuhan papan warganya.

Terbaru, Amri terbang ke Jakarta untuk bertemu langsung dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait. Dalam pertemuan tersebut, Amri meminta agar sejumlah program perumahan yang dilaksanakan oleh Kementerian PKP, juga dilakukan di otoritanya. Lobinya sukses.

"Alhamdulillah, setelah pertemuan tersebut, Menteri PKP merespon permohonan kami. Utusan Menteri PKP telah berkunjung ke Kolaka dan akan bersedia melaksanakan program pembangunan perumahan di Kabupaten Kolaka. Salah satu lokasinya yaitu di Desa Hakatutobu, Kecamatan Pomalaa," ungkap Amri, Minggu (10/8/2025).

Kolaka 1 mengungkapkan, untuk program perumahan di Desa Hakatutobu nantinya, merupakan program terintegrasi. Dimana pada program tersebut, selain dibiayai oleh APBN dan APBD, juga nanti akan di bantu oleh dana CSR dari perusahaan tambang yang ada di Kabupaten Kolaka.

"Untuk program di Hakatutobu, kami buatkan master plan dan memang harus ada development/pengembangan, infrastruktur, dan desain (DID). Jadi program yang masuk ke pemerintah pusat, bukan hanya usulan rumah tapi harus ada DID-nya. Harus ada syarat dari sisi amdal-nya, dari sisi pemanfaatan ruangnya, persetujuan kesesuaian tata pembangunan dan kami sudah penuhi itu semua," bebernya.

Perjuangan Amri untuk menyediakan rumah yang layak huni bagi warganya benar-benar dilaksanakan maksimal dan sepenuh hati. Tak hanya warga Desa Hakatutobu, Amri juga berupaya agar petani dan nelayan yang berada di otoritanya, dapat dengan mudah memiliki rumah yang layak huni.

"Jadi nanti ada program perumahan kerja sama perbankan. Kemarin saya bawa Bank Sultra, untuk tandatangan dengan Bank Himbara. Jadi nanti ada yang namanya KUR perumahan nelayan, KUR perumahan untuk petani, dan KUR perumahan ASN," terangnya.

Untuk KUR Perumahan ASN, lanjut dia, sudah lama ada. Sedangkan untuk nelayan dan petani, ini baru. Jadi nelayan dan petani yang bangun rumah, nantinya bisa diberi pinjaman oleh bank.

"Nanti kesepakatannya, hasil penjualan panennya itu yang dibayarkan untuk cicilan rumahnya," jelasnya.

Amri mengatakan, langkah yang dilakukannya itu merupakan bagian dari upaya dirinya bersama Wakil Bupati Husmaluddin dan jajaran Pemkab Kolaka, untuk memenuhi kebutuhan dasar warga. Dirinya menginginkan agar tak ada lagi warganya yang tinggal di rumah yang tidak layak huni.

"Kami berkomitmen menghadirkan keadilan sosial hingga ke pelosok. Kami ingin memastikan bahwa rumah bukan hanya bangunan, tapi tempat yang layak dan aman untuk tumbuh, berkeluarga, dan membangun harapan. Bagi kami, layak huni adalah hak, bukan kemewahan, " imbuhnya. (b/fad)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan