Bupati Kolaka Marah ke Perusahaan Tambang

1 week ago 5
Bupati Kolaka, Amri

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Sejumlah perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Kolaka, telah melakukan perekrutan tenaga kerja.

Sayangnya, meskipun telah merekrut banyak tenaga kerja, jumlah pengangguran di Bumi Mekongga terbilang masih cukup tinggi.

Situasi ini membuat Bupati Kolaka, H. Amri kesal dan marah. Kemarahan itu ia luapkan saat menyampaikan sambutan pada acara pengukuhan dan pelantikan Pengurus Perkumpulan Kontraktor Jasa Pertambangan Pomalaa (Perkojapp) masa bhakti 2025 - 2030, di Hotel Sutan Raja Kolaka, Kamis (21/8/2025).

"Sudah beberapa bulan ini perusahaan tambang telah melakukan perekrutan tenaga kerja. Tapi tercatat masih lebih 900 orang pengangguran di Kabupaten Kolaka. Jadi, angka 900 itu tidak pernah berkurang, meskipun dengan adanya perekrutan. Ini kan pertanyaan besar. Ada apa dan kenapa bisa begitu," kesal Bupati Kolaka, Amri.

Amri mengungkapkan, dirinya telah melakukan kunjungan dan wawancara langsung, dengan karyawan di sejumlah perusahaan tambang yang ada di otoritanya. Hasilnya, dirinya menemukan banyak karyawan bukan warga Kabupaten Kolaka yang direkrut oleh perusahaan.

"Dari hasil wawancara saya langsung dengan karyawan, ternyata memang banyak yang bukan orang Kolaka. Yang jadi pertanyaan, siapa yang beri rekomendasi dan numpang di kartu keluarganya di desa atau kelurahan," jengkelnya.

"Ini adalah bagian dari tanggung jawab saya sebagai bupati untuk melakukan pembinaan. Hari ini, kita tahap pembinaan. Kita perbaiki semua. Kebiasaan-kebiasaan buruk ini harus diberhentikan," tambahnya menegaskan.

Terkait organisasi Perkojapp, Amri mengingatkan para pengurusnya agar tetap solid. "Karena ini perkumpulan maka kita memaknai bersama bahwa, arti dari perkumpulan ada tujuan dan ada kesepakatan semua pengurus, untuk mencapai satu tujuan bersama," terangnya.

Secara internal, lanjut dia, organisasi ini harus solid. Untuk menyolidkan itu butuh konsolidasi.
"Ingat, organisasi itu harus mengedepankan kepentingan organisasi, bukan kepentingan personal," pesannya, mengingatkan.

Untuk diketahui, Perkojapp masa bhakti 2025-2030 dipimpin Ade Verola sebagai Ketua Umum. Sedangkan Farhana Mallawangan bertugas sebagai Sekretaris.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan