
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Rasio elektrifikasi di Sulawesi Tenggara (Sultra) belum mencapai 100 persen. Artinya, masih ada daerah di Bumi Anoa yang belum tersambung jaringan listrik. Di sisi lain, suplai daya di sejumlah daerah termasuk di Konawe Utara (Konut) belum begitu maksimal. Di waktu tertentu atau beban puncak, tegangan listrik kerap naik-turun.
Bupati Konut H Ikbar mengatakan pemerataan infrastruktur listrik ini sangat dibutuhkan masyarakat. Selain mendukung aktivitas ekonomi, listrik juga menjadi kebutuhan utama dunia pendidikan yang kini sangat bergantung pada teknologi.
"Di Konut, masih adanya kendala tegangan listrik yang belum stabil, terutama pada jam beban puncak, serta belum teralirinya listrik di dua desa, yakni Desa Labengki dan Desa Tapunopaka," kata Ikbar pada forum Diseminasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) di Hotel Claro kemarin.
Mantan Ketua DPRD Konut ini meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) lebih memberi perhatian. Apalagi Desa Labengki merupakan destinasi wisata nasional. Tak hanya menyoroti kebutuhan dasar, Ikbar juga mengusulkan pemanfaatan energi terbarukan.
"Kami mendorong PLN agar mulai mengembangkan alternatif bahan bakar ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan pohon gamal sebagai substitusi batu bara dalam operasional PLTU," saran Ikbar.
Masukan tersebut disambut positif oleh pihak PLN. Perwakilan PLN menyatakan komitmennya untuk segera menurunkan tim melakukan survei lapangan di Konut guna merumuskan langkah strategis dalam pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat.
"Kami harapkan kolaborasi antara PLN dan pemerintah daerah dapat mempercepat tercapainya rasio elektrifikasi 100 persen sekaligus mendukung agenda pembangunan strategis di Sultra," ujarnya.
Untuk diketahui, diseminasi RUPTL 2025–2034 merupakan rencana strategis PLN dalam meningkatkan rasio elektrifikasi dan mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN). Acara yang diinisiasi PT PLN ini dihadiri para kepala daerah di Sultra. Forum tersebut menjadi wadah dialog antara PLN dan pemerintah daerah mengenai rencana pembangunan infrastruktur kelistrikan. (c/min)
Ikuti KENDARI POS di Google News
Dapatkan update cepat dan artikel pilihan langsung di beranda Anda.