Bupati Buteng AktifkanPelabuhan Peti Kemas Wamengkoli

18 hours ago 5
Dedeh Ayu/Kendari Pos SOSIALISASI: Bupati Buton Tengah (Buteng), Dr. H. Azhari (kanan) memaparkan strategi pengelolaan pelabuhan pengumpan lokal (Peti Kemas) Wamengkoli, Kamis (28/8/2025).

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) segera mengaktifkan Pelabuhan Peti Kemas Wamengkoli. Keputusan ini sebagai langkah strategis, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Hal ini ditegaskan langsung Bupati Buton Tengah (Buteng), Dr. H. Azhari, dalam kegiatan sosialisasi strategi pengelolaan pelabuhan pengumpan lokal (Peti Kemas) Wamengkoli, Kamis (28/8/2025).

Pelabuhan Wamengkoli diproyeksikan menjadi pusat distribusi barang dan jasa di wilayah Buton Tengah. Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, hadir sejumlah pejabat penting seperti Kepala KSOP Kelas II Baubau, Ketua Komisi I DPRD Buton Tengah, Asisten III Setda, jajaran OPD terkait, serta pelaku usaha jasa transportasi laut dari Buton Tengah, Kabupaten Muna, dan Muna Barat.

Menurut Bupati Azhari, keberadaan Pelabuhan Peti Kemas Wamengkoli sangat strategis, sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Pelabuhan ini diharapkan mampu mempercepat arus distribusi barang, mendukung pertumbuhan sektor industri dan pertanian lokal, serta membuka berbagai peluang usaha dan investasi.

“Pemerintah daerah ingin memastikan, Pelabuhan Peti Kemas Wamengkoli benar-benar dapat beroperasi secara maksimal. Oleh karena itu, kami mendengarkan masukan dari para pengguna jasa, agar pelabuhan ini berjalan optimal dan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah,” ujar Azhari.

Untuk mendukung operasionalisasi pelabuhan, pemerintah daerah siap menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti sistem keamanan yang melibatkan Satpol PP dan kerja sama dengan Batalyon TNI, serta perbaikan infrastruktur pelabuhan.

Selain itu, Pemkab juga akan memastikan ketersediaan gudang penyimpanan dan sistem pengelolaan yang transparan, agar pelabuhan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan dunia usaha.

“Salah satu indikator kemajuan perekonomian daerah adalah tersedianya pelabuhan yang berfungsi dengan baik. Jika Pelabuhan Wamengkoli berjalan optimal, maka distribusi hasil bumi seperti ikan teri, kayu, dan komoditas lainnya akan lebih teratur, bernilai tambah, dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” jelas mantan Rektor USN Kolaka itu.

Sebagai langkah awal, Pemkab Buteng akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan pihak-pihak berwenang, guna memastikan pengelolaan pelabuhan dilakukan secara profesional, aman, dan berkelanjutan.

“Saya akan terus bekerja keras untuk mengembangkan Pelabuhan Wamengkoli demi kemajuan Buton Tengah. Ini adalah langkah nyata pemerintah, dalam mewujudkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya. (b/deh)


Ikuti KENDARI POS di Google News

Dapatkan update cepat dan artikel pilihan langsung di beranda Anda.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan