BMKG: Gempa Bekasi Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Jawa Barat

1 week ago 13
Ilustrasi lokasi Gempa

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gempa berkekuatan magnitudo 4,9 yang mengguncang Kabupaten Bekasi, Rabu (20/8) malam, dipicu oleh aktivitas sesar naik busur belakang Jawa Barat (West Java back arc thrust).

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan gempa tersebut termasuk kategori gempa dangkal berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya. Meski pusat gempa berada di 14 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi, guncangan terasa cukup luas hingga Jakarta, Depok, Tangerang, hingga Bandung.

“Di Purwakarta, Cikarang, dan Depok getaran mencapai Skala Intensitas III MMI, terasa nyata dalam rumah seakan-akan ada truk besar yang melintas,” ujar Daryono. Sementara di Bandung, Jakarta, Tangerang Selatan, dan Bekasi Timur, getaran tercatat pada Skala Intensitas II–III MMI.

Hingga kini, belum ada laporan kerusakan bangunan. Namun, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. “Hindari bangunan retak atau berpotensi roboh. Jauhi kaca dan benda yang mudah jatuh saat gempa,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

BNPB juga mengingatkan agar warga di gedung tinggi tidak menggunakan lift, melainkan tangga darurat untuk evakuasi. Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan.

BMKG mencatat, hingga pukul 20.35 WIB terjadi satu kali gempa susulan dengan magnitudo 2,1. Situasi di lapangan akan terus dipantau dan diperbarui secara berkala.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan