Bayi Rewel Terus? Waspadai 6 Penyebab Umum Sakit Perut Ini!

2 weeks ago 21
Ilustrasi Bayi Menangis. Foto : ist

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Tangisan bayi yang tak kunjung reda sering membuat orang tua panik, terlebih jika disertai dengan perubahan pola makan dan tanda-tanda ketidaknyamanan. Salah satu penyebab umum yang sering membuat bayi rewel adalah sakit perut.

Karena belum bisa mengungkapkan rasa sakitnya, bayi biasanya menunjukkan gejala seperti menangis terus-menerus, menarik kakinya ke arah perut, melengkungkan punggung, atau memegang perutnya. Orang tua perlu lebih cermat mengamati sinyal ini agar bisa segera mengambil tindakan yang tepat.

Penyebab Umum Sakit Perut pada Bayi

Berikut beberapa penyebab paling sering sakit perut pada bayi yang dilansir dari alodokter :

  1. Perut Kembung
    Terjadi akibat masuknya udara berlebih ke saluran cerna, biasanya karena posisi menyusui yang salah, penggunaan dot, atau bayi menangis terlalu lama. Sistem pencernaan bayi yang belum sempurna juga membuat gas mudah menumpuk di perut.
  2. Sembelit
    Tinja keras dan sulit dikeluarkan menyebabkan tekanan di usus, memicu rasa nyeri pada perut. Hal ini biasanya terjadi karena kurang cairan atau peralihan dari ASI ke makanan padat.
  3. Alergi Makanan
    Jika bayi sudah mengonsumsi susu formula atau MPASI, bisa saja perut sakit dipicu alergi terhadap protein tertentu. Alergi juga bisa disertai dengan ruam dan bengkak.
  4. Intoleransi Makanan
    Berbeda dengan alergi, intoleransi terjadi karena sistem cerna bayi belum mampu memproses zat tertentu. Gejala lainnya termasuk muntah, diare, dan kembung.
  5. Infeksi Saluran Pencernaan
    Infeksi karena bakteri atau virus bisa menyebabkan sakit perut, diare, muntah, bahkan demam. Ini karena daya tahan tubuh bayi masih lemah.
  6. Refluks Asam Lambung
    Otot yang belum berkembang sempurna menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan, membuat bayi tidak nyaman dan sering gumoh.

Cara Mengatasi Sakit Perut pada Bayi di Rumah

Jika sakit perut disebabkan oleh hal ringan seperti kembung atau sembelit, orang tua dapat mencoba beberapa langkah berikut:

  • Pijat perut bayi secara lembut atau lakukan gerakan seperti mengayuh sepeda dengan kakinya.
  • Kompres perut dengan handuk hangat.
  • Mandikan bayi dengan air hangat.
  • Oleskan minyak telon ke area perut.
  • Pastikan posisi menyusui sudah benar.
  • Cukupi kebutuhan cairan bayi, baik dari ASI maupun air (pada bayi yang sudah MPASI).
  • Berikan makanan tinggi serat untuk bayi yang sudah mulai makan padat.

Namun, jika gejala disertai muntah berwarna hijau, darah pada tinja atau muntah, atau kondisi tak kunjung membaik, segera bawa bayi ke dokter. Pemeriksaan medis akan membantu menentukan penyebab pasti dan penanganan yang tepat.

Kesimpulan

Sakit perut pada bayi memang sering kali bukan kondisi serius, namun tetap membutuhkan perhatian. Dengan memahami penyebab dan cara penanganannya, orang tua bisa merasa lebih tenang dan sigap dalam merawat si kecil.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan