
Kendaripos.co..id -- Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dalam rangka penguatan implementasi program bangga kencana dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Aula Kantor Bupati.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting dan Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2022 tentang penghapusan kemiskinan ekstrem, serta Keputusan Bupati Buteng Nomor 302 tahun 2025 mengenai pelaksanaan Genting.
Bupati Buteng Azhari, menyampaikan upaya penurunan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus dimulai sejak hulu, termasuk kesiapan pasangan muda yang hendak membangun rumah tangga.
“BKKBN dan Dinas Dukcapil saya minta memberikan sosialisasi kepada calon pengantin agar memahami pentingnya kesiapan menikah. Ini adalah langkah awal membentuk keluarga berkualitas dan memutus mata rantai stunting,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan sejumlah program strategis yang tengah diupayakan Pemkab Buteng.
Terkait dunia pendidikan, Bupati menegaskan meskipun Buteng belum menjadi prioritas pembangunan Sekolah Garuda, namun telah ditetapkan sebagai salah satu dari dua daerah di Sultra yang akan menerima pembangunan Sekolah Rakyat bersama Kota Kendari. Sekolah tersebut direncanakan akan diresmikan langsung oleh Presiden RI pada September 2025.
Dalam bidang lingkungan, Bupati turut menyoroti praktik pengeboman ikan yang merusak ekosistem laut dan merugikan nelayan. Pemkab akan membantu pengadaan BBM untuk kapal patroli laut dan meminta aparat hukum serta intelijen desa bertindak tegas terhadap pelaku perusakan lingkungan.
“Jangan ada lagi pemboman ikan. Kita akan benahi pengawasan di laut. Aparat hukum harus bertindak tegas, dan para camat bantu awasi serta edukasi masyarakat,” tegasnya.
(rls)