
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya balita berinisial RY (4) di Sukabumi akibat infeksi cacing akut yang berujung fatal. Kasus ini kemudian menjadi alarm nasional yang memanggil pemerintah pusat dan daerah untuk segera ambil langkah cepat, terukur, dan koordinasi lintas sektor.
Dalam keterangan pers, Pratikno menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan kasus serupa terulang. “Ini merupakan pengingat keras bahwa masalah gizi buruk dan penyakit preventable tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” ujarnya tegas. Dilansir dari kompas.com
Pratikno juga menyebutkan langkah konkret sebagai tindak lanjut, yaitu memperkuat layanan Posyandu, perbaikan sistem pendataan kesehatan, serta pendampingan keluarga rentan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat dan terlindungi sepenuhnya. Pada Kamis malam (21/8), dia berkoordinasi langsung dengan Gubernur Jawa Barat dan dinas terkait setempat.
Untuk memastikan penanganan cepat dan terintegrasi, pada hari ini, Jumat (22/8), Pratikno akan memimpin rapat koordinasi lintas kementerian yakni Kesehatan, Dalam Negeri, dan Kependudukan & Pembangunan Keluarga. Rapat ini fokus pada percepatan program peningkatan kesehatan dan pencegahan beragam penyakit, terutama yang menyerang anak-anak.
"Pemerintah berkomitmen penuh bahwa setiap anak Indonesia berhak atas masa depan sehat, aman, dan terlindungi dari ancaman apapun," tutup Pratikno.