
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Di tengah kemajuan zaman dan kenyamanan hidup yang ditawarkan teknologi modern, ada satu hal yang diam-diam menjadi ancaman besar bagi bumi kita: sampah plastik. Dari dapur rumah tangga hingga pesisir pantai yang jauh dari kota, plastik hadir dan menetap dalam waktu yang sangat lama.
Bayangkan, hanya untuk minum segelas kopi dingin atau membeli makanan siap saji, kita berkontribusi pada tumpukan plastik yang bisa tetap berada di alam hingga ratusan tahun.
Dampak Nyata Sampah Plastik: Bukan Hanya Isu Lingkungan
- Satwa Menjadi Korban
Penyu menelan plastik karena mengira itu ubur-ubur. Burung laut mati kelaparan karena perutnya penuh sampah. Cerita semacam ini kini menjadi hal biasa di banyak daerah pesisir. - Kesehatan Manusia Terancam
Mikroplastik yang tersebar di air dan tanah bisa masuk ke rantai makanan. Artinya, bisa jadi, plastik sudah ikut masuk ke dalam tubuh kita lewat ikan, air minum, atau bahkan garam dapur. - Pariwisata dan Keindahan Alam Rusak
Pantai yang indah jadi penuh sampah, hutan jadi tempat pembuangan liar. Sampah plastik membuat banyak destinasi wisata kehilangan daya tariknya.
Apa yang Bisa Kita Lakukan?
Dilansir dari MOaja, Perubahan tidak harus dimulai dari langkah besar. Hal kecil yang dilakukan konsisten bisa membuat dampak besar, seperti:
1. Gunakan Tas Belanja Sendiri
Tolak kantong plastik di supermarket. Bawa sendiri tas kain yang bisa dicuci dan dipakai ulang.
2. Stop Pakai Barang Sekali Pakai
Sedotan plastik, sendok garpu sekali pakai, atau botol minum PET? Saatnya beralih ke stainless steel atau bambu.
3. Daur Ulang dengan Bijak
Pisahkan sampah sesuai jenisnya. Cek apakah ada tempat pengumpulan plastik di sekitar rumah atau kantor.
4. Beli Produk dengan Kemasan Ramah Lingkungan
Pilih brand yang sudah berkomitmen mengurangi kemasan plastik atau yang menyediakan sistem isi ulang (refill).
5. Kurangi Belanja Online yang Berlebihan
Pembungkus plastik dalam pengiriman bisa dikurangi dengan berbelanja lebih bijak dan mengutamakan pengemasan ramah lingkungan.
6. Masak Sendiri, Kurangi Sampah
Dengan memasak di rumah, kita tidak hanya lebih sehat tapi juga bisa menghindari penggunaan kemasan plastik sekali pakai dari makanan siap saji. Gunakan wadah kaca atau stainless steel, dan mulai biasakan membawa kotak makan sendiri saat bepergian.
7. Bijak Saat Kirim Paket
Banyak penjual atau pengguna jasa pengiriman masih menggunakan plastik berlebihan demi ‘keamanan’ barang. Padahal, kita bisa gunakan karton tebal, koran bekas, atau bublewrap berbasis kertas yang lebih ramah lingkungan.
Kesimpulan: Waktunya Bergerak
Sampah plastik bukan hanya masalah pemerintah atau aktivis lingkungan ini masalah kita semua. Dengan pilihan-pilihan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton bencana ekologis.(*)