300 Pelajar di Lebong Keracunan Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis

1 day ago 9
Ilustrasi. Ratusan siswa keracunan MBG terjadi di Bengkulu.

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebong mendadak jadi sorotan setelah ratusan pelajar mengalami keracunan massal. Sedikitnya 300 siswa dari jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP harus dilarikan ke rumah sakit dengan gejala mual, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi menu MBG, Selasa (27/8).

Kabid Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD Lebong, Gian Septhayudi, menyebut seluruh korban sudah mendapatkan penanganan medis. Sebagian siswa dirawat di RSUD Lebong, sementara lainnya mendapat perawatan di puskesmas terdekat.

“Sebagian siswa kondisinya sudah membaik, namun masih ada yang menjalani perawatan intensif,” ujarnya.

Menu MBG yang dikonsumsi para pelajar terdiri atas mi, bakso, sayuran, susu, dan telur. Diduga makanan tersebut menjadi penyebab keracunan massal.

Untuk memastikan sumber masalah, RSUD telah mengirimkan sampel muntahan siswa dan sisa makanan ke Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu. Pemeriksaan laboratorium akan menentukan apakah penyebab keracunan berasal dari makanan basi, kedaluwarsa, atau faktor lain.

“Penanganan utama tetap pada pemulihan siswa. Namun hasil pemeriksaan BPOM akan menjadi dasar langkah lanjutan agar lebih jelas,” ujarnya dikutip dari Cnn indonesia, kamis (28/08).

Pelajar yang menjadi korban berasal dari SD IT Al Azhar, PAUD IT Al Azhar, SD Muhammadiyah 1 A Ujung Tanjung, TK IT Tabeak Kauk, serta siswa SMP 05 Lebong (Talang Liak) dan SMP 16 Lebong (Ujung Tanjung).

Kasus ini memunculkan desakan agar pemerintah daerah lebih ketat dalam mengawasi kualitas makanan program MBG agar kejadian serupa tidak terulang.


Ikuti KENDARI POS di Google News

Dapatkan update cepat dan artikel pilihan langsung di beranda Anda.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan