SHNet, Jakarta– Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI) Majelis Ulama Indonesia (MUI) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar acara Pembukaan Safari Ramadhan: Membasuh Luka Palestina 2025 di Aula Buya Hamka MUI Pusat, Jalan Proklamasi No. 51, Jakarta, Rabu (05/03/2025).
Acara yang dihadiri oleh Dr. Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua MPR RI, BKSAP DPR RI, pimpinan Ormas Islam, pimpinan lembaga filantropi dan pimpinan Aliansi Solidaritas Pembela Palestina, serta pimpinan BAZNAS dan MUI Pusat dan Provinsi DKI, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara dan Kepulauan Riau serta kalangan media tersebut diawali oleh sambutan Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, MA.
Prof.Sudarnoto pada intinya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada BAZNAS RI yang terus mendukung dan memberikan kerja sama kepada MUI dalam melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan ini, yang alhamdulillah telah berlangsung dua kali, yakni Ramadhan 2024 dan 2025 ini. Jika pada Safari Ramadhan 2024 telah berpartisipasi 11 da’i Palestina, maka kali ini hanya enam (6) da’i yang akan memberikan ceramah di enam (6) provinsi, yakni Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kepulauan Riau dan Sumatera Utara. Pelaksanaan di lapangan dilakukan oleh MUI dan BAZNAS di provinsi-provinsi tersebut.
Dijadwalkan, setelah acara pembukaan pada 5 Maret 2025 ini, mereka akan berangkat ke lokasi penugasan masing-masing, dan selama berlangsungnya program Safari Ramadhan dari tanggal 6 – 25 Maret 2025 mereka akan berceramah minimal 1 hari di 3 lokasi sehingga selama 20 hari akan dapat berceramah di 60 lokasi di wilayah tugas mereka. Selama mereka berceramah di beberapa provinsi tersebut, mereka akan didampingi oleh penerjemah dari MUI dan BAZNAS daerah terkait.
Menutup sambutannya, Prof. Sudarnoto Abdul Hakim menyampaikan bahwa lokasi kegiatan ceramah mereka di masing-masing provinsi cukup beragam, tidak hanya di masjid-masjid, tetapi juga di sekolah-sekolah dan kampus universitas, kantor, serta komunitas sosial lainnya yang telah disiapkan oleh MUI dan BAZNAS Daerah terkait. MUI mengajak seluruh Umat Islam Indonesia untuk menghadiri ceramah-ceramah para da’i Palestina di daerah masing-masing, tidak hanya untuk menunjukan semangat bangsa Indonesia yang terus mendukung perjuangan bangsa Palestina, tetapi juga agar kita semakin memahami perkembangan situasi terkini di Palestina, khususnya Gaza yang masih diliputi suasana penderitaan akibat perang yang belum berkesudahan. Acara penutupan in syaa Allah akan diselengagrakan pada 25 Maret 2025, sebelum mereka kembali ke negara tempat domisili mereka pada 26 Maret 2025 untuk dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.

Jaga Semangat Solidaritas
Sekjen MUI Dr. Amirsyah Tambunan dalam pengarahannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk terus menjaga semangat solidaritas bangsa Indonesia terhadap perjuangan bangsa Palestina yang kian hari bukan bertambah baik melainkan bertambah buruk dan semakin memprihatinkan. Kegiatan yang diselenggarakan tidak hanya di Jakarta melainkan juga hingga mencakup beberapa daerah seperti Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Banten tersebut tentunya akan semakin meningkatkan pemahaman masyarakat kita tentang perkembangan situasi di Palestina, tentang penderitaan saudara-saudara kita bangsa Palestina. Kegiatan ini juga diyakini akan semakin memperkuat rasa solidaritas masyarakat Indonesia terhadap semangat perjuangan bangsa Palestina.
Kegiatan ini mencerminkan semangat umat Islam Indonesia yang terus mendukung perjuangan bangsa Palestina, sesuai dengan perintah Al Qur’an dalam Surat Ali Imran ayat 103 yang berbunyi “…. dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kalian bercerai berai”. Ayat ini mengandung pesan agar Umat Islam senantiasa bersatu dan tidak terpecah belah.
Ada kekuatan yang ghaib, kekuatan Allah SWT yang dapat menghancurkan negara-negara yang biadab. Kemudian disitir isi surat Al Isra ayat 16 yang berbunyi “..dan jika kami hendak membinasakan suatu negeri, maka kami perintahkan kepada orang yang hidup mewah di negeri itu (agar mentaati Allah), tetapi bila mereka melakukan kedurhakaan di dalam (negeri) itu, maka sepantasnya berlakulah terhadapnya perkataan (hukuman Kami) kemudian Kami binasakan sama sekali (negeri) itu”.
Oleh karena itu maka MUI bekerja sama dengan semua pihak di Indonesia dalam terus meningkatkan semangat solidariats bangsa Indonesia bagi bangsa Palestina, karena tidak ada bedanya antara perjuangan bangsa Indonesia dengan bangsa Palestina. Kita terikat dalam semangat perjuangan kemanusiaan. Kita telah menyaksikan Palestina yang hancur lebur, gedung-gedung yang hancur lumpuh tetapi hati dan semangat perjuangan bangsa Palestina tetap hidup kuat dan kokoh dalam menentang kezaliman. Oleh karena itu, mari kita terus mendukung mereka agar mereka tetap tegar teguh yakin pada ketentuan Allah SWT yang akan membukakan mata mereka yang zalim bahwa mereka berdusta tehadap nilai-nilai kemanusiaan dan nilai-nilai keadilan. Percayalah, Allah SWT akan mengazab mereka. Mari terus kita memohon kepada Allah SWT dan kita yakin bahwa do’a selama bulan suci Ramadhan akan mustajab dan semoga Ramadhan ini meningkatkan kualitras keimanan kita, kita harus terus lawan kemaksiatan, lawan mereka yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan, kita harus bersatu dan kuat untuk mendukung kemerdekaan Palestina karena kita tidak bisa melawan dengan satu tangan tetapi melawan dengan kekuatan bersama, karen kebersamaan itu merupakan bagian dari kekuatan ikhtiar kita, menunjukan kepada dunia dan kepada Allah SWT bahwa kita mampu untuk terus bersatu dalam semangat anti kezaliman.
Menutup arahannya, Sekjen MUI kemudian menyatakan mewakafkan jam tangan yang sedang dikenakannya untuk donasi kemanusiaan Safari Ramadhan 2025 ini, seraya mengharapkan target pengumpilan donasi selama Safari Ramadhan 2025 sebesar Rp 20 milyar dapat terpenuhi.
Pimpinan BAZNAS, H. Rizaludin Kurniawan, S.AG, MSi, CFRM, Deputi Bidang Pengumpulan, menyampaikan bahwa kegiatan Ramadhan 2025 ini merupakan kedua kalinya BAZNAS bekerja sama dengan MUI dalam menggalang donasi kemanusiaan bagi bangsa Palestina yang kita selenggarakan pada bulan suci Ramadhan. Pada program Safari Ramadhan 2025 ini terdapat enam (6) penceramah (da’I/syech) warga Palestina yang berpartisipasi. Mereka telah tiba di Jakarta pada Selasa, 4 Maret 2025, masing-masing dengan lokasi penugasan sebagai berikut:
- Muhammad Shiyam, domisili di Turki, lokasi ceramah di wilayah DKI Jakarta;
- Hasan Abu Thoha, domisili di Arab Saudi, lokasi ceramah di wilayah Jabodetabek;
- Umar Abdullah, domisili di Yordania, lokasi ceramah di wilayah Banten;
- Issa Ali Mousa, domisili di Yordania, lokasi ceramah di wilayah Jawa Barat;
- Ahmad Husain, domisili di Yordania, lokasi ceramah di wilayah Jawa Tengah; dan
- Yusuf Al-Mudallal, domisili di Arab Saudi, lokasi ceramah di wilayah Kepulauan Riau dan Sumatera Utara.
Mengenai donasi yang telah dikelola BAZNAS untuk Palestina, khususnya sejak Oktober 2023 hingga Maret 2025 ini BAZNAS telah behasil mengumpulkan dan menyalurkan Rp 345 milyar. Khusus untuk program Ramadhan 2025 ini kita mengharapkan dapat terkumpul sekitar Rp 20 milyar yang akan disampaikan kepada masyarakat Palestina: selimut, paket makanan, paket kesehatan, dan pendampingan psychologi. Oleh karena itu, program Safari Ramadhan ini penting karena para penceramah yang merupakan bangsa Palestina korban praktik penjajahan zionis Israel tersebut akan memberikan ceramah tentang perkembangan situasi kemanusiaan terkini di Palestina, khususnya Gaza. Dalam kegiatan ceramah tersebut juga akan ditayangkan video dokumenter tentang perkembangan terkini di Gaza dan kinerja lembaga-lembaga filantropi Indonesia dalam mengumpulkan donasi kemanusiaan hingga pengiriman dan penyalurannya di Gaza. Sesuai dengan tujuannya, yakni menggalang donasi kemanusiaan untuk Palestina, maka setiap kegiatan ceramah tersebut akan ditutup dengan acara penggalangan donasi kemanusiaan (sunduq).
Terima kasih dan penghargaan kepada seluruh masyarakat Indoensia yg telah berdonasi dan mengundang untuk terus berdonasi karena perjuangan. Terima kasih kepada MUI dan Ormas Islam serta lembaga-lembaga filantropi atas dukungan dan kerja sama mereka dalam kegiatan kemanusiaan ini.
Menutup sambutannya, disampaikan bahwa ketika pimpinan BAZNAS bertemu dengan para pemimpin Palestina, mereka menyatakan bahwa yang mereka perlukan dari bansga Indonesia adalah semangat, dukungan politik dan kebersamaannya. In syaa Allah semua itu akand apat terus kita berikan kepada saudara-saudara kita bangsa Palestina.

Dukung Kemerdekaan Palestina
Sementara Wakil Ketua MPR RI, Dr. Hidayat Nur Wahid yang membuka secara resmi program Safari Ramadhan 2025 ini antara lain menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap para pejuang Palestina, termasuk para masyayikh yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan Palestina. Secara historis, Indonesia memiliki hubungan yang sangat erat dengan bangsa Palestina. Pada saat Indonesia merdeka, dukungan bagi kemerdekaan Indonesia datang dari seorang ulama Palestina yang memberikan fatwanya. Oleh karena itu saat ini kita sebagai bangsa Indonesia harus membalas dukungan tersebut dengan mendukung kemerdekaan Palestina secara nyata. Saya berharap pada program Membasuh Luka Palestina tahun 2025 ini dapat menggalang dukungan dan simpati masyarakat Indonesia yang lebih luas lagi agar kemerdekaan bangsa Palestina dapat terwujud sesegera mungkin.
Menutup arahannya, Dr. Hudayat Nur Wahid menyampaikan apresiasinya kepada MUI dan BAZNAS RI atas inisiatif yang sangat mulia ini dan melaksanakannya berturut-turut sejak Ramadhan 2024 dan 2025, dan bersyukur bahwa kegiatan sosial kemanusiaan ini dapat kembali diselenggarakan oleh MUI dan BAZNAS RI, baik di pusat maupun daerah. Beliau mengharapkan kegiatan galang donasi kemanusiaan tersebut dapat berjalan lancar sebagaimana pada Ramadhan 2024. Juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah berjalan seiring – sejalan, yang tidak kenal lelah terus mendukung dan mengupayakan bantuan kemanusiaan bagi bangsa Palestina yang masih hidup di bawah penjajahan.
Menyambut pernyataan-pernyataan pimpinan MUI, BAZNAS dan Wakil Ketua MPR RI tersebut, Syech Mahmud Syiam, yang mewakili ke-6 da’i Palestina tersebut menyatakan bahwa dengan dukungan penuh dan terus menerus dari seluruh bansga Indonesia, dan bangsa-bangsa lain yang cinta damai di dunia, maka kemenangan akan hadir untuk Palestina. Suatu kemenangan tidak mungkin diperoleh oleh satu orang atau satu bangsa saja, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama bangsa-bangsa lain. Dalam kaitan ini, para da’I Palestina yang berpartisipasi dalam program safari Ramadhan 2025 ini menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pimpinan MUI dan BAZNAS, seraya menekankan abwha masalah yang dihadapi bangsa Palestina bukan hanya dukungan finansial, tetapi ada banyak hal yang diperlukan oleh bangsa Palestina, termasuk dukungan semangat solidaritas seperti yang ditunjukkan oleh bangsa Indonesia yang terus berlangsung tiada henti, yang gaungnya terdengar ke selurugh dunia, termasuk Gaza.
Diingatkan bahwa dulu Ketika Masjid Al Aqsa terbakar, kemudian dengan bantuan warga Indonesia, Mesjid bersejarah di kota suci tersebut dapat direnovasi. Sekarang pun demikian, ketika Gaza terbakar, kami memerlukan bantuan seluruh bangsa Indonesia. Menutup sambutannya, Syech Mahmud Syiam menyatakan terima kasih atas simpati dan empati yang ditunjukan oleh bangsa Indonesia, yang tidak mereka rasakan dari teman-teman bangsa Arab. Semohga Allah SWT memberi berkah kepada usaha kita.
Acara ditutup dengan pembacaan TAUJIHAT PALESTINA: Membasuh Luka Palestina 2025 (terlampir) yang dibacakan secara berurutan, diawali oleh KH. Arif Fahruddin, Wakil Sekjen MUI Bidang Dakwah, dilanjtkan oleh wakil-wakil ormas Islam dan lembaga filantrophi. (sur)