
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID-Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar taklimat awal audit kinerja Itwasda Polda Sultra Tahap I Tahun Anggaran 2025,Selasa, 4 Maret 2025. Kegiatan ini berlangsung di Rupattama Lantai 3 Polda Sultra dan dipimpin langsung Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto, S.I.K., M.Si.
Turut hadir Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H., serta pejabat utama Polda Sultra. Selain itu, jajaran Kapolres di wilayah hukum Polda Sultra mengikuti acara ini secara virtual melalui zoom meeting.
Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto, S.I.K., M.Si.
menyampaikan, audit kinerja merupakan langkah strategis dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan anggaran serta kinerja organisasi.
“Melalui audit ini, kita dapat mengevaluasi sejauh mana perencanaan dan pengorganisasian yang telah dilakukan oleh satuan kerja di lingkungan Polda Sultra,” ujar Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto, S.I.K., M.Si dalam keterangan resminya, Rabu (5/3/2025).
Ia menekankan pentingnya evaluasi secara berkala, untuk memastikan bahwa setiap program berjalan sesuai dengan rencana.
Selain sebagai bentuk pengawasan internal, audit ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran agar lebih efektif, efisien, dan ekonomis. Kapolda menyoroti bahwa kebijakan pemerintah mengenai efisiensi anggaran harus direspons dengan bijak agar sumber daya yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal. Dengan demikian, pengelolaan anggaran yang tepat akan berdampak pada peningkatan kinerja kepolisian dalam melayani masyarakat.
Kapolda juga mengingatkan, fokus utama harus diberikan pada kegiatan yang memiliki dampak strategis dan mendukung program prioritas pemerintah.
"Setiap rupiah yang dikeluarkan harus memberikan nilai tambah dan manfaat nyata bagi masyarakat," tegasnya.
Oleh karena itu, perencanaan anggaran harus disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan riil serta potensi manfaatnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antar satuan kerja (Satker) untuk menghindari tumpang tindih program. Dengan perencanaan berbasis data yang lebih akurat, setiap kebijakan dapat diimplementasikan secara lebih efektif.
“Analisis kebutuhan anggaran yang realistis akan memastikan bahwa program kerja yang dijalankan dapat memberikan hasil optimal,” imbuhnya.
Di samping itu, Kapolda juga mendorong peningkatan inovasi dan kreativitas dalam melaksanakan tugas kepolisian. Dengan pendekatan yang lebih inovatif, Polda Sultra diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
“Kita harus terus beradaptasi dan berinovasi agar kehadiran kepolisian semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.
Dengan adanya Audit Kinerja Tahap I ini, diharapkan dapat memberikan nilai tambah dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pengorganisasian tugas pokok Polda Sultra.
"Evaluasi yang dilakukan akan menjadi dasar perbaikan, serta penguatan strategi dalam mencapai tujuan kepolisian yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel di masa mendatang," imbuhnya. (KP)