Buton Dorong Tingkatkan Partisipasi Perempuan di Politik

1 month ago 41

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Pemkab Buton Utara (Butur) mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam dunia politik. Langkah itu ditempuh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Buton Utara (Butur) dengan menggelar sosialisasi peningkatan partisipasi perempuan di bidang politik, hukum, sosial dan ekonomi, yang dilaksanakan di Aula Bappeda Kabupaten Butur.

Kegiatan tersebut dibuka Plt. Kepala DP3A Butur La Nita, mengatakan yang 60 perempuan yang berasal dari: pelaku UMKM, Organisasi Sosial, Kader Penggerak PKK, PPS, PPK dan ASN mengikuti pembekalan peningkatan partisipasi perempuan di dunia politik, hukum, ekonomi dan sosial.

La Nita menjelaskan kaum perempuan memiliki peran sentral dalam kemajuan daerah, tanpa keterlibatannya kesetaraan gender tidak akan tercapai sehingga partisipasinya akan berdampak pada sumberdaya manusia yang mumpuni.

Katanya, perempuan masih sering mengalami diskriminasi dan ketimpangan peran yang tercermin dari kasus-kasus kekerasan hingga rendahnya keterlibatan perempuan dalam ruang publik. Merujuk pada hal tersebut, Pemkab berkomitmen mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam bidang politik, hukum, sosial dan ekonomi.

"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi perempuan dalam berbagai bidang kehidupan yang merupakan langkah penting dalam upaya bersama untuk mewujudkan kesetaraan gender dan memperkuat peran perempuan dalam pembangunan", jelasnya.

Menurutnya, partisipasi perempuan dalam bidang politik, hukum, sosial dan ekonomi bukan hanya sekadar tuntutan keadilan, tetapi juga merupakan kebutuhan mendesak untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, adil dan sejahtera.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kabupaten Butur ini berharap semua pihak bersinergi dan bekerjasama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi peningkatan partisipasi perempuan di semua bidang.

Ia menyarankan agar semua pihak mengilangkan segala hambatan dan kendala yang masih ada serta berikan dukungan penuh kepada perempuan untuk mengembangkan potensinya.

"Partisipasi di bidang ekonomi, perempuan harus diberikan akses yang sama terhadap sumberdaya ekonomi, seperti pekerjaan, modal, dan pelatihan sehingga perempuan yang berdaya secara ekonomi akan berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan keluarga", terangnya. (ris)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan