
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Tantangan besar menanti Ir. Sahrun setelah dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana. Oleh Bupati Ir. H. Burhanuddin, ia dikukuhkan menggantikan Sunandar dan tetap menjabat Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Bombana.
Dalam sambutanya, Burhanuddin menekankan pentingnya tanggung jawab ganda yang diemban Sahrun. Ia berharap, meski merangkap jabatan, efektivitas kerja dan kinerja birokrasi tetap optimal. Terlebih, jabatan Pj Sekda bukan hanya formalitas administratif, tapi posisi sentral yang menentukan irama pembangunan, koordinasi lintas OPD, hingga percepatan realisasi program prioritas. Untuk itu, ia meminta agar Sahrun bekerja cepat dan tepat, tanpa mengabaikan aspek kepatuhan terhadap regulasi.
“Jabatan ini menuntut kecepatan, ketegasan, dan loyalitas. Pembangunan tidak boleh tersendat hanya karena transisi jabatan. Justru momen ini harus menjadi momentum untuk melaju lebih cepat,” katanya usai pelantikan di Aula Tanduale, Senin (30/6).
Tak hanya itu, ia juga mewanti-wanti agar capaian Sekda sebelumnya tidak hanya dijaga, namun ditingkatkan. Salah satu fokus utama yang menjadi pekerjaan rumah Sahrun adalah mengevaluasi pengelolaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) serta mengawal pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) daerah.
“Evaluasi P3K, itu penting. Kita tidak boleh abai terhadap nasib dan distribusi tenaga kerja yang sudah direkrut. Jangan sampai ada yang terbengkalai. RPJM juga harus dikawal ketat agar tetap on track,” tegas Burhanuddin.
Ia meminta agar komunikasi lintas OPD ditingkatkan. Sinergi antara asisten daerah dan pimpinan OPD sebagai kunci kelancaran tugas-tugas Sekda.
“Jalin komunikasi dan kolaborasi yang solid. Tidak ada yang bisa jalan sendiri. Semua harus selaras demi satu tujuan yakni, kemajuan Bombana,” pungkasnya. (Idh/b)