
-- PERBAIKAN JALAN DI KONSEL SEGERA DIEKSEKUSI
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Kondisi jalan provinsi belum seluruhnya mulus. Dari 1.074 kilometer (km), baru sekitar 70 persen yang kondisinya layak. Selebihnya atau 260 km yang terbesar di beberapa daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) masih harus ditangani. Tak heran, Pemerintah Provinsi (Pemprov) di bawah kendali ASR-Hugua memprioritaskan program perbaikan jalan provinsi.
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengatakan infrastruktur jalan yang memadai memiliki andil dalam upaya mempercepat pembangunan. Atas dasar itulah, program jalan mulus antar wilayah masuk dalam program 100 hari kerja. Sebagai langkah konkretnya, pemerintah mulai melakukan berbagai langkah percepatan perbaikan infrastruktur jalan.
“Kemarin, saya telah meninjau kondisi jalan di Konawe Selatan (Konsel). Saya ingin menepati janji semua jalan provinsi harus mulus. Kalau tunggu lamalama nanti dilupa. Makanya saya langsung datang ke sana untuk melihat kondisi sebenarnya, bukan hanya sekadar menerima laporan. Begitu lihat, saya langsung perintahkan untuk dikerjakan,” kata Andi Sumangerukka kepada Kendari Pos, Rabu (5/3).
Peninjauan ini lanjut gubernur, merupakan bagian dari komitmennya untuk memastikan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan provinsi dalam kondisi baik. Ia menegaskan pentingnya tindakan cepat dalam menangani persoalan jalan rusak.
“Kecepatan dalam mengeksekusi proyek menjadi prioritas utama agar masyarakat dapat segera menikmati infrastruktur yang lebih baik,” ujar orang nomor satu di Bumi Anoa ini.
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sultra Pahri Yamsul mengaku telah memetakan sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas perbaikan. Salah satunya adalah ruas jalan Alangga-Tinanggea yang termasuk dalam program strategis gubernur.
Dari hasil identifi kasi, jalan yang mengalami kerusakan di ruas ini mencapai 6 hingga 8 km Tahun ini, perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan anggaran yang sudah tersedia. “Untuk tahap awal, kami sudah siap memperbaiki 2 kilometer terlebih dahulu. Namun sesuai arahan Pak Gubernur, kami masih dalam proses pembahasan agar anggaran bisa ditingkatkan,” ujarnya.
Di wilayah Konsel sambungnya, terdapat tiga ruas lain yang juga menjadi prioritas. Yakni Motaha-Alangga, Alangga- Tinanggea, dan ruas Ambesea. Selain itu, terdapat pula satu jalan yang menjadi perhatian utama Gubernur yaitu Andoolo-Tinanggea yang menghubungkan pusat pemerintahan kabupaten Konsel. Yang mana, sudah 10 tahun tidak mendapat perawatan dan kini dalam kondisi rusak parah.
“Kami berharap komunikasi dengan BPKAD berjalan lancar agar anggaran bisa segera didapatkan. Jalan ini masuk dalam program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur sehingga harus segera ditindaklanjuti,” paparnya.
Saat ini, upaya percepatan perbaikan terus dilakukan. Salah satu proyek yang akan segera berjalan adalah ruas Motaha-Alangga, yang akan dilelang dalam waktu dekat. Anggarannya bersumber dari Dana Bagi Hasil (DB) Sawit sekitar Rp 3 miliar untuk 1 km. Jika proses lelang berjalan lancar, 1-2 minggu ke depan sudah bisa groundbreaking. (b/ rah)