Taktik Cerdas Perang Iran, Kuras Rudal AS dengan Drone Murah

3 hours ago 2

KENDARIPOS. CO. ID -- Ketersediaan senjata dalam perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran akan menjadi pembeda. Gelombang serangan drone oleh Iran memberikan tekanan pada pertahanan AS dan para sekutunya dari Bahrain hingga Uni Emirat Arab, yang menghabiskan persediaan senjata. 

Hasil pertempuran mungkin bergantung pada pihak mana yang kehabisan amunisi terlebih dahulu. Hingga kini, drone jelajah sederhana jenis Shahed-136 milik terus menghujam berbagai target di Timur Tengah, mulai dari pangkalan militer hingga infrastruktur sipil.

Sistem pertahanan udara Patriot buatan AS memang sangat efektif dengan tingkat intersepsi di atas 90 persen.  Namun, biaya untuk menjatuhkan satu unit drone Shahed milik Iran seharga 20.000 dollar AS (sekitar Rp 337 juta) membutuhkan satu rudal Patriot AS seharga 4 juta dollar AS (sekitar Rp 67,5 miliar)

Akibatnya, baik Iran maupun AS mungkin akan kehabisan senjata dalam hitungan hari atau minggu. Siapa pun yang dapat bertahan lebih lama akan mendapatkan keuntungan serius.

Proksi regional Iran sangat melemah akibat perang di Gaza dan kemampuan rudalnya rusak akibat serangan Israel-AS sebelumnya dalam perang 12 hari pada Juni 2025.

"Strategi pelemahan (attrition strategy) masuk akal secara operasional dari perspektif Iran,” kata peneliti senior di lembaga think-tank Stimson Centre, Kelly Grieco, dikutip dari SCMP.

"Mereka memperhitungkan bahwa pihak bertahan akan kehabisan rudal pencegat mereka dan kemauan politik negara-negara Teluk akan runtuh, serta menekan AS dan Israel untuk menghentikan operasi sebelum mereka kehabisan rudal dan drone,” sambungnya.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan