kendaripos.co.id — Kemunculan sejumlah titik mata air di Pulau Kabaena memicu perhatian serius pemerintah daerah. Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani memerintahkan pendataan menyeluruh untuk memastikan kondisi dan dampaknya terhadap lingkungan serta masyarakat.
Menurut Ahmad Yani, identifikasi harus segera dilakukan secara sistematis dengan melibatkan pemerintah kecamatan hingga desa. Pendataan dinilai penting untuk mendapatkan gambaran utuh terkait keberadaan dan karakteristik sumber air di wilayah tersebut.
“Pendataan harus cermat dan menyeluruh karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.
Ia menilai, munculnya sumber mata air baru yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan perlu dikaji lebih lanjut. Pemerintah daerah, kata dia, tidak ingin mengambil langkah tanpa dasar data yang kuat, mengingat isu ini berpotensi berdampak pada kualitas lingkungan dan ketersediaan air bersih.
Karena itu, koordinasi lintas sektor didorong agar hasil identifikasi tidak berhenti pada pengumpulan data semata, tetapi dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan penanganan ke depan.
Selain itu, Ahmad Yani meminta seluruh pihak terkait bergerak cepat di lapangan tanpa menunggu instruksi lanjutan. Ia menegaskan, kecepatan dan ketepatan dalam pendataan menjadi kunci untuk mengantisipasi potensi persoalan yang lebih besar.
“Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian terkait kondisi sumber air di Kabaena sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan pemenuhan kebutuhan air masyarakat,” pungkasnya. (Idh)

















































