Indonesia, Thailand, dan Malaysia Dilanda Banjir Parah

2 days ago 12
Foto udara permukiman terendam banjir di kawasan Dadok Tunggul Hitam, Padang, Sumatera Barat, Selasa (25/11/2025). Intensitas curah hujan tinggi membuat sejumlah sungai besar di kota itu meluap dan merendam ratusan rumah. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra) dilansir dari kompas.com

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Sejumlah negara di Asia Tenggara dilanda banjir besar dalam beberapa hari terakhir. Indonesia, Thailand, dan Malaysia melaporkan kerusakan parah, korban jiwa, hingga puluhan ribu warga terpaksa mengungsi akibat curah hujan ekstrem di puncak musim monsun.

Di Indonesia, bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara menewaskan sedikitnya 19 orang, sementara puluhan lainnya masih dinyatakan hilang. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut memicu longsor dan memutus akses ke sejumlah permukiman.

“Jalan ke beberapa wilayah terputus oleh reruntuhan, komunikasi dan listrik juga padam,” ujar pejabat Basarnas, Emy Freezer, kepada AFP. Dikutip dari kompas.com

Di Aceh, ribuan warga terpaksa mengungsi setelah banjir merendam permukiman dan menutup akses jalan utama.

“Banjir ini benar-benar parah seluruh wilayah lumpuh,” kata Ibnu Sina (47), warga Lhokseumawe.

Sistem cuaca yang sama juga memicu banjir besar di Thailand selatan, terutama di Kota Hat Yai yang sejak awal pekan terendam air.

Otoritas Thailand mencatat 33 orang tewas di tujuh provinsi. Meski genangan di pusat Hat Yai mulai surut pada Kamis (27/11/2025), banyak warga belum bisa kembali ke rumah.

“Air naik sampai plafon lantai dua,” tutur Kamban Wongpanya (67) kepada AFP.

Sejumlah warga kehilangan rumah dan usaha mereka. Pemilik toko, Chayaphol Promkleng, mengatakan kerugian yang dialami jauh lebih besar dibanding bantuan kompensasi yang diberikan pemerintah.

“Saya kehilangan segalanya. Saya harus mulai dari nol,” katanya.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan