Kendaripos.co.id — Berdasarkan Indeks Pergerakan Harga (IPH) Kabupaten Buton per 23 Februari 2026 secara umum berada pada angka 0,8 persen. Kondisi stok tersedia tetapi daya beli masyarakat menurun. Itu karena meningkatnya skala kebutuhan prioritas selama bulan ramadan. Menyikapi kondisi itu, Pemkab Buton melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) pada Sabtu 28 Februari di Lapangan Banabungi, Pasarwajo. Animo masyarakat sangat besar. Beragam kebutuhan pokok diserbu warga karena harganya dibawah angka pasar.
Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, S.H., membuka secara resmi kegiatan GPM itu. Ia melihat dan merasakan langsung semangat dan kebahagiaan warga menyambut pasar murah itu. Kapolres Buton, AKBP Ali Rais Ndraha, S.H.,S.I.K.,M.M.,Tr, Dandim 1413 Buton, Letkol Inf Arif Nofiyanto, S.E. Wakil Ketua DPRD Buton, Hasni, Sekda Buton, La Ode Syamsuddin, SPd, Kepala BPS Buton, Zablin, SST, M.Si, terlihat hadir memberi dukungan terhadap kegiatan itu.
Bupati Alvin mengatakan, kegiatan itu merupakan langkah Pemerintah Kabupaten Buton dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok strategis selama bulan suci Ramadan 1447 H hingga Idul Fitri. Dan melihat animo besar warga Ia mengaku begitu puas.
“Ini adalah bentuk diskon untuk masyarakat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, khususnya dalam meringankan beban ina-ina di Kabupaten Buton. Saya harap masyarakat berbelanja dengan aman dan tertib, saya senang dan puas ketika ina-ina berbondong-bondong berbelanja,” ujar Bupati.


















































