SHNet, Jakarta – Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) menggelar Open House & Expo 2026 untuk membuka kesempatan bagi calon kreator muda mengenal lebih dekat dengan kampus tersebut.
“Polimedia menggelar open house dengan tema ‘Ruang Kreatif Masa Depan’. Kami melakukan secara rutin dalam rangka penerimaan mahasiswa baru tahun 2026,” ujar Direktur Polimedia, Tipri Rose Kartika usai membuka secara resmi Open House & Expo 2026, di Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini mengundang 90 sekolah dan lebih dari 600 siswa se-Jabodetabek. Kegiatan ini turut memamerkan karya mahasiswa dari 16 Program Studi yang ada di Polimedia. Mengusung tema “Ruang Kreatif Masa Depan”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polimedia memperkenalkan pilihan program studi di bidang industri kreatif kepada calon mahasiswa, bertepatan dengan pembukaan jalur Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026.
Menurutnya, Polimedia merupakan perguruan tinggi vokasi yang banyak mencetak skill dan talenta calon kreator muda di industri kreatif. Kami menawarkan berbagai program studi dari jenjang diploma, sarjana terapan, hingga magister terapan.
“Tahun ini, kami menargetkan jumlah mahasiswa baru sebanyak 1856 orang untuk D3 dan sarjana terapan. Ada 15 program studi di Jakarta, 9 program studi di Medan dan 4 program studi di Makassar. Tahun 2025, Polimedia sudah membuka program baru, magister terapan. Untuk program magister ini kita targetkan bisa dapat 10 mahasiswa,” ungkap Tipri.
Sementara itu, Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru Polimedia 2026, Nurul Akmalia dalam kesempatan ini kembali menekankan posisi Polimedia yang merupakan satu-satunya pendidikan vokasi yang berorientasi pada industri kreatif. Di saat pertumbuhan industri kreatif yang cepat, Polimedia diharapkan menjadi solusi bagi generasi muda yang ingin menimba ilmu di industri kreatif.
“Polimedia tahun ini mengikuti 3 jalur penerimaan yaitu SNBP, SNBT dan Jalur Mandiri dengan. PMB ini untuk menerima calon mahasiswa pada Sarjana Terapan dan Diploma 3″ jelas Nurul.
Di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Polimedia berkomitmen membuka akses pendidikan melalui berbagai jalur Penerimaan Mahasiswa Baru, baik nasional maupun mandiri. Kuota penerimaan terdiri atas 40% jalur SNBP, 50% jalur SNBT, dan 10% jalur Ujian Mandiri. Ini menunjukkan bahwa untuk menjadi mahasiswa Polimedia berkesempatan besar melalui jalur nasional baik prestasi ataupun tes.
Kegiatan ini turut menghadirkan dua narasumber, yaitu Sekretaris Eksekutif Tim SNPMB, Bekti Cahyo Hidayanto dan Ketua Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) DKI Jakarta, Muthmainah. Kedua narasumber ini membahas jalur dan sistem pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru dan Peran Guru BK serta pentingnya komunikasi dengan orang tua calon mahasiswa dalam Pendampingan Pendaftaran PMB 2026.
Sekretaris Eksekutif Tim SNPMB, Bekti Cahyo Hidayanto memaparkan perkembangan terbaru mengenai jalur dan mekanisme Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026. Pemaparan ini bertujuan memberikan kepastian informasi bagi para siswa dan orang tua di tengah dinamika sistem seleksi nasional. Selain aspek teknis seleksi, peran pendampingan juga menjadi sorotan. Ketua Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) DKI Jakarta, Muthmainah, menekankan pentingnya sinergi antara guru BK dan orang tua dalam mengawal masa depan siswa.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Hal ini tercermin dari banyaknya pertanyaan yang muncul dalam sesi diskusi dan ketertarikan peserta untuk mengeksplorasi program studi melalui expo pameran karya serta kolaborasi mahasiswa bersama industri.
Polimedia merupakan perguruan tinggi vokasi yang secara khusus berfokus pada industri kreatif.
Lulusan Polimedia yang tercermin dalam hasil tracer study yakni sebanyak 89% bekerja, 8,8% berwirausaha, dan 1,2% studi lanjut. Data ini menegaskan bahwa lulusan Polimedia memiliki daya saing dan relevansi yang kuat dengan kebutuhan industri. (Stevani Elisabeth)


















































