58 Ribu Jemaah Umrah Tersandera Rudal, Ruang Udara Arab Saudi Tak Aman, 24 Maskapai Hentikan Penerbangan

5 hours ago 1

KENDARIPOS. CO. ID -- Situasi di Timur Tengah masih mencekam menyusul serangan udara yang diluncurkan Amerika-Israel terhadap Iran. Dampaknya, jalur penerbangan ikut terganggu. 

Data dari Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), saat ini masih ada 58.873 jemaah umrah Indonesia yang terancam tidak bisa pulang ke Tanah Air. Penutupan ruang udara dan pembatalan penerbangan massal dilakukan 24 maskapai dunia. 

Celakanya, ini termasuk maskapai yang menjadi langganan utama jemaah umrah Indonesia seperti Garuda Indonesia, Saudia (Saudi Arabian Airlines), Lion Air, Qatar Airways, Emirates, Etihad Airways, hingga Turkish Airlines.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan perlindungan terhadap warga negara menjadi prioritas tertinggi.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj RI, Puji Raharjo.menyebut pihaknya terus memonitor secara intensif terkait dinamika situasi regional tersebut.

"Kami mengimbau kepada seluruh jemaah umrah agar tidak panik. Tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing untuk memperoleh informasi resmi dan terkini, " ujarnya seperti dikutip dari RMOL, Senin (2/3/2026)

"Kemenhaj terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keamanan dan keselamatan jemaah umrah Indonesia tetap menjadi prioritas utama," sambung Puji Raharjo.

Lonjakan jumlah jemaah periode ini sangat signifikan karena bertepatan dengan bulan Ramadan. Dalam bulan ini umat Muslim Indonesia memiliki tradisi kuat untuk mengejar keutamaan ibadah umrah yang setara dengan haji. 

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan