Bupati Konkep Fokus Pembangunan Pro Rakyat Kecil

2 months ago 79


-Komitmen Wujudkan Wawonii Emas Berkelanjutan 2029

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Pemkab Konkep) secara resmi memulai arah baru pembangunan lima tahun ke depan dengan mengusung visi Wawonii Emas Berkelanjutan 2029.

Visi ini merupakan akronim dari Ekonomi Maju, Adil, dan Sejahtera serta berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan yang menyeluruh hingga tahun 2029.

Bupati Konawe Kepulauan, Rifqi Saifullah Razak, menegaskan, pembangunan ke depan akan difokuskan untuk mewujudkan keadilan sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi kelompok masyarakat kecil dan menengah.

"Visi ini bukan sekadar slogan, tapi menjadi semangat yang merasuk ke seluruh kebijakan daerah. Tujuan utamanya adalah menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih berkualitas, berdaya saing, dan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar Rifqi Saifullah Razak.

Impelemntasi dari visi tersebut, sejumlah agenda strategis telah disiapkan sebagai langkah konkret dalam bentuk pembangunan yang pro rakyat. Pembangunan dimaksud berupa: peningkatan infrastruktur dasar, perumahan rakyat, dan konektivitas antarwilayah secara inklusif dan berkelanjutan.

Kemudian, pengembangan kawasan Wawonii sebagai wilayah yang unggul, berbudaya, religius, dan kompetitif.

"Termasuk penguatan ketahanan ekonomi berbasis potensi unggulan daerah. Serta perbaikan layanan publik dan reformasi birokrasi melalui sistem pemerintahan digital yang adaptif dan inovatif," jelasnya.

"Juga ada penguatan mitigasi perubahan iklim, penanggulangan bencana, serta pelestarian lingkungan hidup," sambungnya.

Bupati Rifqi menambahkan, pentingnya keselarasan antara program daerah dan agenda nasional seperti makan bergizi gratis, ketahanan pangan dan energi, hingga penyediaan perumahan layak dan isu pertahanan serta keamanan nasional.

Bupati Rifqi mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari legislatif, birokrasi, tokoh masyarakat, pemuda, akademisi, hingga komunitas lokal untuk bersatu dalam membangun Konawe Kepulauan.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Tidak mungkin membangun daerah dengan ego sektoral. Pembangunan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya membuka wawasan global dalam menyusun kebijakan lokal. “Pembangunan hari ini adalah pondasi bagi masa depan anak cucu kita. Mari jaga semangat kolaborasi, saling percaya, dan bersatu untuk mewujudkan Wawonii Emas yang menjadi kebanggaan kita semua,” imbuhnya. (b/jib/ing)

Fokus Pembangunan Pro Rakyat Kecil//

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan