Arab Saudi Tak Terbitkan Visa Haji Furoda, Ribuan Jemaah Gagal Berangkat

2 months ago 114
Ilustrasi Haji. (Media Center Haji) Ilustrasi Haji. (Media Center Haji)


-Kemenag Sultra: Belum Ada Laporan Masuk

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Harapan ribuan calon jemaah haji Furoda Indonesia untuk menunaikan ibadah haji tahun ini pupus sudah. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi secara resmi tidak menerbitkan visa haji Furoda untuk musim haji 1446 H/2025 M.

Keputusan ini berdampak pada ribuan jemaah yang sebelumnya telah mendaftar melalui jalur nonkuota tersebut.

Visa haji Furoda merupakan jenis visa undangan langsung dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, yang tidak termasuk dalam kuota resmi pemerintah Indonesia. Meski demikian, visa ini sah dan legal, memungkinkan pemiliknya untuk melaksanakan ibadah haji secara resmi.

Namun pada musim haji tahun ini, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan seluruh alokasi visa haji Furoda ditutup secara permanen. Dengan demikian, baik pengajuan baru maupun permohonan yang sedang dalam proses tidak akan dipertimbangkan.

“Menurut pihak Saudi Arabia, visa haji nonkuota dari Pemerintah Saudi Arabia seperti Furoda tidak akan dikeluarkan,” ujar Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Dahnil Anzar Simanjuntak, Jumat (30/5/2025).

Akibat kebijakan ini, ribuan jemaah yang telah mendaftar melalui jalur Furoda terpaksa batal berangkat, meski banyak di antara mereka sudah membayar biaya perjalanan hingga ratusan juta rupiah.

Kondisi ini juga mengecewakan banyak agen travel yang sebelumnya mengandalkan jalur Furoda sebagai alternatif haji tanpa harus menunggu antrean panjang.

Respons Pemerintah Indonesia

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menanggapi situasi ini dengan menyatakan bahwa penerbitan visa haji Furoda sepenuhnya merupakan kewenangan Pemerintah Arab Saudi. Ia menegaskan, pihaknya terus melakukan komunikasi intensif untuk mencari kejelasan lebih lanjut.

“(Visa haji Furoda) belum keluar. Kami terus berkomunikasi siang dan malam dengan pihak Saudi,” ujar Nasaruddin di Kantor Kemenag, kemarin.

Nasaruddin menambahkan, visa haji untuk kuota resmi Indonesia sebanyak 221 ribu jemaah telah diterbitkan dan seluruh proses pengajuan visanya sudah ditutup oleh Pemerintah Saudi.

Kondisi di Sulawesi Tenggara

Sementara itu, di Sulawesi Tenggara, Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Sultra, H. Muhammad Lalan Jaya, menyatakan hingga kini belum ada laporan masyarakat atau travel terkait jemaah dari Sultra yang terdampak pembatalan visa haji Furoda.

“Sampai saat ini, belum ada laporan masuk ke kami terkait calon jemaah Furoda dari Sultra yang gagal berangkat. Semua yang berangkat tahun ini adalah jemaah melalui jalur kuota resmi,” jelas Lalan Jaya, Jumat (30/5/2025).

Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan selalu memastikan legalitas penyelenggara haji sebelum mendaftar, terutama untuk jalur-jalur di luar kuota resmi pemerintah. (b/JP/ing)

Arab Saudi Tak Terbitkan Visa Haji Furoda//

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan