KENDARIPOS.CO.ID -- Seorang bocah perempuan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya. Sebelumnya, korban sempat mengunggah tangkapan layar obrolan pesan yang berisi kalimat dengan nada emosi dari ibunya.
Kasat Reskrim Polres Demak Iptu Anggah Mardwi Pitriyono menyebut tangkapan layar itu diunggah beberapa hari sebelum kejadian. Dalam tangkapan layar itu tertulis beberapa kata kasar.
"Screenshot itu adalah chat dari ibunya ke korban dan diunggah oleh korban di WhatsApp beberapa hari sebelum peristiwa gantung diri," kata Anggah melalui sambungan telepon, dikutip detik.com, Minggu (15/2/2026).
Korban sempat menulis kalimat di foto tersebut, yakni 'Di balik tawa gua, disisi lain aku juga cape'. Anggah menyampaikan peristiwa gantung diri ini terjadi pada Kamis (12/2) sore.
"Dari CCTV, ibu korban naik mobil pulang ke rumah. Kemudian masuk ke rumah pukul 18.01 WIB. Posisi si ibunya ini masuk sambil menggendong anaknya atau adik korban," jelas Anggah.
Anggah menyebut ibu korban kemudian masuk ke rumah dan melihat anaknya sudah gantung diri. Tak berselang lama, ibu korban lalu keluar dan berteriak.
"Jam 18.03 WIB, ibu korban keluar dan berteriak. Jadi ibu korban ini yang pertama mengetahui anaknya gantung diri," ujar Anggah.
Menurut Anggah, tetangganya yang mendengar teriakan itu lalu mendatangi korban. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit oleh ibu dan tetangganya.
"Dibawa ke rumah Rumah Sakit Wongsonegoro Semarang menggunakan mobil ibunya yang dikemudikan oleh tetangganya. Ibu korban mengikutinya dengan menggunakan sepeda motor," tutur Anggah.


















































