Kendaripos.co.id — Peristiwa kebakaran melanda Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Mukhlasin As Saniy Kabupaten Muna Barat (Mubar), Provinsi Sulawesi Tenggara. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (13/2) sekira pukul 01:10 Wita dinihari. Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa, namun seluruh bangunan asrama putri (santriwati) beserta isinya hangus terbakar.
Kapolsek Kusambi, Ipda Akhmad Amin Harun mengungkapkan berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat beberapa orang sedang duduk di pos istiqbal, depan pintu masuk pondok. Kemudian salah satu dari mereka bernama Sugeng memeriksa kondisi pondok dengan berkeliling asrama. Saat berada di belakang pondok asrama putri, Sugeng melihat seseorang dan langsung berteriak. Sontak beberapa orang mendatangi Sugeng di bagian belakang pondok asrama putri namun orang tersebut sudah tidak kelihatan.

"Kemudian Sugen dan kawan-kawannya kembali ke pondok untuk membangunkan santri yang lain di pondok putra. Tak lama kemudian melihat api menyala di asrama putri bagian ujung timur. Sontak mereka berteriak bahwa ada api, kemudian bersama penghuni pondok yang lain mencoba untuk memadamkan api dengan alat seadanya," terang Kapolsek.
Upaya para penghuni pondok untuk menyelamatkan asrama putri dari amukan sijago merah tak membuahkan hasil. Kondisi gedung dua lantai yang semi permanen membuat kobaran api menyebar dengan cepat ke seluruh bagunan. Ditambah peralatan seadanya yang digunakan para penghuni pondok membuat api semakin sulit dijinakkan. Akibatnya bangunan asrama putri 20 x 6 meter persegi, Kitab Al-Quran, ijazah santri, pakaian, lemari dan kasur para santri tak bisa diselamatkan.


















































