Bali Tribune / GERAKAN - Ketua TP PKK, Ny. Sagung Antari Jaya Negara dan Sekretaris I TP PKK Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, memimpin pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK-Posyandu Serentak di dua lokasi berbeda, yakni Banjar Saba, Penatih, dan seputaran Gang Pantus Sari, Kelurahan Pedungan, Minggu (11/1) pagi
balitribune.co.id | Denpasar - Ketua TP PKK, Ny. Sagung Antari Jaya Negara dan Sekretaris I TP PKK Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, memimpin pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK-Posyandu Serentak di dua lokasi berbeda, yakni Banjar Saba, Penatih, dan seputaran Gang Pantus Sari, Kelurahan Pedungan, Minggu (11/1) pagi.
Pukul 05.45, keduanya masing-masing membunyikan Kulkul sebagai tanda dan ajakan agar seluruh warga berkumpul untuk melaksanakan kegiatan yang diinisiasi TP PKK dan TP Posyandu Provinsi Bali ini. Tepat pada pukul 06.00, gerakan kebersihan lingkungan berbasis gotong royong dan tradisi adat Bali ini pun dimulai.
Di Banjar Saba, Kelurahan Penatih, Ketua TP PKK Kota Denpasar sekaligus Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang juga berkesempatan memantau pelaksanaan Posyandu serentak di lokasi itu menyampaikan, pihaknya menyambut baik dan positif pencanangan kegiatan gotong royong kebersihan berbasis kearifan lokal tersebut.
Program ini juga lanjutnya, adalah implementasi dari 10 Program Pokok PKK serta Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, khususnya pada aspek gotong royong, kesehatan, dan kebersihan lingkungan.
Pihaknya kemudian juga menggugah kesadaran seluruh masyarakat Kota Denpasar untuk mau ikut bersama-sama mensukseskan program ini, sekaligus sebagai upaya untuk ikut melestarikan warisan budaya leluhur.
"TP PKK dan TP Posyandu Kota Denpasar akan berkomitmen untuk dapat berperan sebagai penggerak. Namun keberhasilan program ini juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat," ungkap Sagung Antari.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar yang juga Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, usai gerakan kerja bakti di Gang Pantus Sari, Kelurahan Pedungan, mengatakan, meski ini adalah kegiatan sederhana, namun diharapkan akan berdampak terutama dalam menciptakan lingkungan perumahan yang bersih, sehat dan tertata.
Ayu Kristi juga mengungkapkan, gerakan ini begitu sarat makna kebersamaan dan kedisiplinan. Hal ini lantaran, seluruh masyarakat yang terlibat akan secara bersama-sama ikut menjaga lingkungan sekitarnya, dimulai dari rumah masing-masing.
“Kita tidak hanya bekerja untuk rumah kita sendiri. Namun juga turut menjaga kebersihan telajakan, saluran air, dan lingkungan tempat tinggal masing-masing," ujarnya.
Seperti yang diketahui, Gerakan Kulkul PKK-Posyandu ini secara resmi diluncurkan pada 24 Desember 2025 lalu di Taman Budaya (Art Centre) Provinsi Bali, Denpasar. Gerakan ini juga dijadwalkan serentak dilaksanakan di seluruh Bali
Adapun waktu pelaksanaannya sendiri dimulai pada setiap hari Minggu pada minggu pertama setiap bulannya, dengan durasi 2 jam, yakni dari pukul 06.00-08.00. Namun khusus pada bulan Januari ini, pelaksanaan kegiatan dilakukan pada minggu kedua.


















































