KENDARIPOS.CO.ID — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara menggelar Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII di Ballroom Swiss-Belhotel Kendari Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Sinergitas Kadin dan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam Meningkatkan Potensi Unggulan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Ketua Kadin Sultra Anton Timbang menegaskan bahwa Muprov merupakan forum tertinggi dalam organisasi Kadin. Ia menyampaikan komitmennya untuk terus memperjuangkan program hilirisasi pemanfaatan Aspal Buton.
“Aspal Buton adalah aspal terbesar di Indonesia dan telah mendapatkan suntikan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp1,49 triliun. Kami tidak akan berhenti memperjuangkan penggunaannya,” ujar Anton.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja dengan tulus dan ikhlas demi membangun daerah.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie diwakili Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah Erwin Aksa menilai Muprov sebagai momentum konsolidasi dan menegaskan Kadin Sultra harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah Erwin Aksa saat memberikan sambutan.Erwin juga berharap program pemanfaatan Aspal Buton mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. “Semoga Muprov ini melahirkan pemimpin yang berkualitas, dan Anton Timbang telah teruji,” katanya.
Erwin Aksa menyebut Muprov VIII Kadin Sultra “oppoki”, yang berartikan Kadin Sultra kembali dipimpin oleh Anton Timbang untuk periode 2026–2031.(ryl)


















































