KENDARIPOS.CO.ID -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Konawe Utara melakukan kunjungan dengan sejumlah organisasi yang ada di Konawe Utara. Salah satunya organisasi KAHMI Konut.
Bawaslu Konut berdialog bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Konawe Utara dalam rangka memperkuat konsolidasi demokrasi pada masa non tahapan pemilu.
Kordinator Devisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Bawaslu Konut, Ashar, menuturkan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bawaslu membangun sinergi dengan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga kualitas demokrasi yang berkelanjutan.
Kordiv HP2H Bawaslu Konut, Ashar“KAHMI Konut dipandang memiliki peran strategis dalam mendorong partisipasi publik serta memperkuat nilai-nilai demokrasi di tengah masyarakat,”ujar Ashar, (3/2/2026)
Dalam pertemuan itu, Bawaslu menegaskan bahwa konsolidasi demokrasi tidak hanya dilakukan saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga pada masa non tahapan melalui pendidikan politik dan pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran, termasuk isu netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).
Bawaslu menyampaikan bahwa netralitas ASN merupakan salah satu indikator penting dalam menjaga keadilan dan integritas demokrasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya mitigasi yang berkelanjutan agar pelanggaran serupa tidak kembali terulang pada momentum politik berikutnya.


















































