Wawali Wanti-wanti Pedagang “Nakal”

1 month ago 27
AGUS SETIAWAN/ KENDARI POS PANTAU HARGA PANGAN : Wakil Wali Kota Kendari Sudirman (pakai rompi) meninjau ketersediaan bahan pangan di Pasar Sentral Kendari.

-- Ancaman Sanksi Tegas Penimbun Sembako

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Saban tahun, harga kebutuhan pokok melonjak jelang hari besar keagamaan. Tak terkecuali Ramadan. Kondisi ini dipicu meningkatnya jumlah permintaan pasar. Meski sudah menjadi hal lumrah, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari tak ingin kondisi seperti ini terus terulang. Sebagai langkah antisipasi, turun melakukan pantauan di pasar memastikan ketersediaan stok dan menjaga stabilisasi harga kebutuhan pokok.

Wakil Wali Kota (Wawali) Kendari Sudirman mengatakan pemantauan harus rutin dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Jika ada oknum pedagang dan distributor yang sengaja melakukan penimbunan bahan pokok, ia mengancam akan menjatuhkan tindakan tegas.

“Sesuai arahan Presiden, segala bentuk penimbunan harus diberantas untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang di pasaran. Sebab hal ini sangat merugikan masyarakat,” tegas Sudirman kemarin.

Sebagai langkah antisipasi, orang nomor dua di Kota Lulo menginstruksikan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait rutin melakukan pemantauan harga di pasar tradisional dan distributor. Dengan situasi menjelang Ramadan, bisa dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab mencari keuntungan.

“Jika ada penimbunan bahan kebutuhan pokok yang ditemukan oleh Satgas Pangan, maka kami akan melakukan penindakan,” tegasnya.

Secara umum lanjutnya, harga kebutuhan pokok masih relatif normal. Meskipun ada terjadi kenaikkan harga, pemerintah memastikan masih dalam taraf wajar. Namun pemerintah tetap berupaya mencari solusi agar harga komoditas pangan relatif stabil. Sejauh ini, ia memastikan ketersediaan stok aman selama Ramadan dan lebaran.

“Memang ada beberapa pedagang yang menaikkan harga, dan kita akan terus pantau sejauh mana kenaikan ini terjadi serta apa penyebabnya. Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan bahan pokok masyarakat tetap tersedia hingga Lebaran,” tambahnya.

Sudirman mengaku menerima keluhan dari pedagang terkait sepinya pembeli yang berdampak pada omzet.

“Pemerintah akan terus berupaya untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok agar masyarakat dapat merayakan Ramadhan dan Lebaran dengan tenang,” pungkasnya. (c/ags)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan