
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Bupati Konawe Selatan (Konsel), Irham Kalenggo, berbagi pengalaman selama mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan itu merupakan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat pelantikan kepala daerah. Dalam kegiatan tersebut, para kepala daerah mendapat berbagai materi, mulai dari kedisiplinan hingga pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Para pemateri berasal dari Istana Kepresidenan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Pertahanan (Kemhan), Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), dan pihak strategis lainnya. Makanya, retret itu menjadi momentum penting bagi kepala daerah untuk memahami dan mematuhi kebijakan Pemerintah Pusat.
"Jadi bukan hanya belajar tentang kedisiplinan dan kepemimpinan, tetapi juga mendapat berbagai materi salah satunya tentang bagaimana mengelola keuangan daerah dengan orientasi yang jelas untuk kesejahteraan masyarakat di daerah masing-masing, termasuk di Konawe Selatan," ungkap Irham Kalenggo, Minggu (23/2).
Menurut mantan Ketua DPRD Konsel tersebut, retret itu bukan sekadar seremoni, melainkan sarana pembelajaran yang memberikan banyak hikmah bagi para peserta.
"Selama retret ini kami fokus pada materi yang diberikan, termasuk langkah-langkah yang harus segera dilakukan setelah kembali ke daerah," ujarnya.
Ketua DPD Partai Golkar Konsel ini juga menekankan pentingnya kesederhanaan. Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat ditularkan kepada aparatur di Pemkab Konsel, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat.
"Saya kira target utama kita adalah membangun Konawe Selatan yang Setara yakni Sehat, Cerdas dan Sejahtera dalam lima tahun ke depan. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh aparatur, termasuk saya sendiri, menjadi pelayan bagi masyarakat, bukan justru ingin dilayani," tegasnya.
Lebih lanjut, Irham mengatakan kegiatan retret ini sangatlah baik karena selain menambah pengetahuan dan pengalaman, ia juga mendapat kesempatan untuk bertukar pikiran dan mempererat hubungan dengan kepala daerah lain.
"Tentunya kita tidak bisa bekerja sendirian. Suksesnya kepemimpinan harus dibarengi dengan sinergi dan kolaborasi. Di sini kita bisa menguatkan solidaritas. Ini merupakan momentum yang sangat positif bagi pengembangan kepemimpinan di daerah kami," sambung Konsel-1 itu.
Selain menguatkan solidaritas bersama kepala daerah se-Sulawesi Tenggara, selama di Magelang dirinya juga membangun jejaring bersama koleganya dari wilayah lainnya di Indonesia.
"Ini kesempatan baik untuk kami banyak berdiskusi dengan kepala daerah lain tentang potensi kerja sama daerah. Kami bisa dapat banyak tambahan pengetahuan untuk bekal melayani masyarakat Konawe Selatan," kata Irham Kalenggo.
Sebagai pemimpin, memiliki tanggung jawab moral yang besar dalam membangun daerah dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
"Sebagai salah satu peserta retret, saya mengucapkan terima kasih khususnya pada panitia. Banyak hal positif yang diberikan untuk diimplementasikan dalam membangun daerah serta melihat bangsa Indonesia secara utuh," pungkasnya. (b/ndi)